Pages

Showing posts with label Ceritaku. Show all posts
Showing posts with label Ceritaku. Show all posts

Ultah ke Empat Foodmonster

Mbak Lia F. Dewi

Hari Minggu tanggal 13 Maret 2011 kemarin, Foodmonster memperingati ulang tahunnya yang ke empat. Mengambil lokasi di Kiki Baking Institute, jalan Raya Kertajaya 9, Surabaya.

Diikuti oleh sekitar 50 member, belum termasuk 5 Mods dan anak anak, acara yang berlangsung mulai jam 9 pagi sampai jam 3 sore ini bener bener padat tapi akrab dan menyenangkan.

The Mods

Peserta sebelah kiri :D

MCnya, Tjita dan Ikha yang bener bener mengocok perut dengan banyolan banyolannya :

Tjita & Ikha - MC

Setelah pembukaan oleh mbak Lia F. Dewi, kepala suku Foodmonster, ada demo cake yang dipandu oleh chef Giat dari Tulip. Yang di demokan ada beberapa jenis (lupaaaa....catatannya ada di rumah :D), namun semuanya berbahan dasar coklat (Tulip).

Chef Giat mengajar sambil berinteraksi dan menjawab pertanyaan dari member dengan lengkap dan jelas *makasih ya, Chef*

Chef Giat dari Tulip

Tips-tipsnya sangat useful...

Cara bikin puding miring

Cakenya di lap dulu kalau keringetan..

Dan ini sebagian hasilnya..

21

22

14

15

Jam 12 break untuk makan siang. Menu makan siangnya adalah potluck bawaan member yang banyak dan enak enakkkk....tapi favoritku adalah Mille Fuilenya mbak Ceyza,

030

oseng daun pepayanya mbak Retno dan oseng daging bawaan Yuli MH yang bikin aku nambah nasi *tersipu*

020

Potluck Snack

Setelah makan siang, tutorial terakhir dari chef Giat adalah demo membuat Chocolate Modeling...

04

Chocolate Modeling

Acara dilanjutkan dengan demo patchwork cutter oleh Monica

Monica & Nadira demo patchwork tools

Hasilnya seperti ini :

Hasil Demo Patchwork Monica

Setelah acara resmi selesai, tiba acara games. Ultah FM kali ini mengambil thema 'floral'. Peserta diharapkan mengenakan outfit yang berbunga bunga...dan ternyata diam diam panitia memilih 5 best outfit. Tapi, nggak langsung dapat hadiah..dikerjain dulu, Bu... :D

Lima orang yang terpilih disuruh berlenggak lenggok ala peragawati di atas catwalk, dengan membawa peralatan dapur...dan ini lah foto fotonya :

Luluk jadi Satpam

Vivi Liong

Mbak Ceyza

Mbak Neny

Mbak Rachmah

Chef Giat yang didaulat untuk memilih pemenangnya. Dan pemenangnya adalahhhhh... mbak Ceyza, alasannya wanita hamil selalu terlihat cantik..hihihi...tapi memang mbak Ceyza ini tambah cantik selama hamil, apalagi walaupun sudah mendekati hari kelahiran, mbak Ceyza masih rajin banget bikin bikin. Selamat ya, mbak...

01

Dilanjut dengan bagi bagi doorprize, yang seperti biasa, rata, semua member kebagian. Doorprizenya sumbangan dari Mods dan beberapa Mons...antara lain cake cantik dari mbak Ipoet :

Doorprize sumbangan Ipoet

Dan Klappertart Durian dari mbak Rachmah yang dimenangkan oleh Fabia. Oleh kebaikan hati Fabia, kami diijinkan mencolek klappertartnya...dan rasanya...ampiyunnnn...uwenak tenan !

Doorprize Klappertart Durian sumbangan mbak Rachmah

Bubar acara, photo photoan...

19

Ini sebagian anggota BBG Bakul Rumahan, yang diketuai oleh Vivi Liong..Nggak semua anggota Foodmonster. Tapi karena acara Ultah ini (agak) terbuka, kami boleh mengajak teman atau saudara.

Bakul Rumahan - BBM Group

Goodie bag yang disiapkan oleh Mods adalah hasil demonya chef Giat...

Isi Goodie Bag

Plus leftover potlucknya..

Bontotan...

Reportasenya ngebut...kalau mau lihat photo lebih banyak,termasuk potluck dan cara bikin hiasan coklat, bisa mampir ke :
http://www.flickr.com/photos/resepkeluargacinta/

BTW, acara ini diliput oleh JTV lho, TV lokal Surabaya...tapi nggak tau kapan tayangnya dan dalam acara apa..

Akhir kata, selamat ulang tahun Foodmonster, makin jaya, makin exist, semoga cita cita mulianya tercapai...

When I (almost) bite off more than I can chew...

Soes Salad

Hari Senin tanggal 7 Maret 2011 kemarin adalah hari yang luar biasa buat aku. Dalam sehari ada 7 macam pesanan snack dari 2 orang, yaitu Meita dan Yudith. Dari 7 macam ini tidak banyak yang bisa dicicil untuk dikerjakan jauh jauh hari.Karena itu sejak Minggu pagi sampai Senin siang aku dan suamiku main akrobat... Untungnya hari Senin Cinta libur sekolah, jadi sedikit mengurangi kesibukan di pagi hari.

Puji Tuhan, atas bantuanNya dan bantuan suamiku yang luar biasa, semua pesanan terselesaikan tanpa kendala yang berarti.

Sekarang diceritain satu satu...yang pertama tentang pesanan Meita dulu...

Meita pesan 4 macam snack, 2 untuk pagi, 2 untuk siang, dibagi dalam kardus kardus sesuai dengan meeting roomnya yang ada di 2 tempat.

Yang pagi adalah Fresh Fruit Cupcake

Fresh Fruit Cupcake

dan Soes Salad.

Soes Salad

Siangnya Fancy Klappertart

Fancy Klappertart

Dan Rolled Sausages...

Rolled Sausages

Sedangkan Yudith, nunut aja dengan pesanan Meita, plus 3 macam snack lain.

Ini yang punya Yudith :

Soes Salad :

Soes Salad
Fresh Fruit Cupcake :

Rolled Sausages :

Rolled Sausages Yudith


Puding Tape Ketan :

Puding tape ketan

Puding Coklat :

Puding Coklat

Peeping Sausages :

Peeping Sausages Yudith

Fresh fruit cupcake :

Fresh Fruit Cupcake Yudith

Nah, ada bonus di hari Senin ini yaitu..mbak Yanti ndak masuk kerja tanpa pemberitahuan, padahal hari Minggunya mbak sudah libur.. Nah, kebayang kan betapa 'pecah'nya rumahku. Loyang, mixer, wajan,baskom, sisa bahan dan teman temannya berantakan semua. Ditambah lagi barang barang belanjaan dari toko 8, Giant dan Superindo untuk keperluan pesanan selama beberapa hari kedepan yang belum sempat aku tata. Dan karena hari Minggu aku dan suamiku sibuk nyiapin order, Cinta main sendiri di kamar dan memberantakin kamarnya. Mau jalan aja sampai susah, karena di lantai banyak banget barang barangnya. Waktu diminta untuk ngrapiin lagi, dia sudah ngantuk dan menolak..

Selagi aku kerja,di kantor aku sudah membayangkan pulang kantor kudu bersih bersih rumah dulu baru ngerjain order untuk hari Selasa....cape duluan sebelum sampai rumah :D

Sore,waktu suamiku dan Cinta jemput aku pulang kerja, Cinta nyletuk, Mam, di rumah ada kejutan buat Mamie. Hmmmm....sudah deg deg-an aja nih, jangan jangan rumahnya tambah berantakan lagi... Suamiku cuma senyum senyum. Cinta nggak mau njelasin lebih lanjut, 'Tunggu aja sampai rumah', jawabnya sambil tersenyum penuh rahasia.

Sampai rumah, buka pintu...ya Tuhannnnnn....rumahku sudah rapi banget !! Rupanya suamiku tercinta dengan suka rela tanpa aku suruh, membereskan rumah. Sedangkan Cinta membereskan kamarnya sendiri dibantu Bapaknya, nggak ngerti bagaimana cara suamiku membuat Cinta mau ikutan 'kerja keras' juga. Semua tempat sudah rapi, belanjaan sudah ditata rapi, hanya satu tempat yang tidak tersentuh, yaitu dapur belakang. Tempat cucian piring penuuuuuuuh...hihihih..nggak papa, yang penting kedua kekasih hatiku ini sudah melakukan all their best untuk membantu aku...I really appreciate it...love you both !

Kayaknya musti pikir pikir lagi kalau varian pesanan terlalu banyak dalam sehari nih...unless sudah ada mbak yang stay in, walaupun asli, nggak tega kalau ada teman mau pesen trus aku tolak... Bukan karena aku greedy, cuma kasihan aja sama mereka. Di kantor kami memang ada beberapa vendor yang sudah lamaaa banget melayani pesanan snack untuk meeting meeting. Saking lamanya, kami (termasuk aku) juga sudah bosan kalau beli dari sana. Karena itu teman teman mencari alternative vendor. Kata suamiku, jalani saja sekuatnya, nggak usah maksa soalnya kan aku masih harus konsentrasi dengan kerjaan kantor yang juga banyak.. Ok deh, kita lihat saja... :)

Kue K'ranjang Goreng

Kue K'ranjang Goreng


Ini adalah makanan klangenanku...

Dulu waktu anak anaknya masih kecil,walaupun kami tidak merayakan Sinchia secara "serius" Mamie selalu beli kue K'ranjang setiap dekat Sincia (tahun baru China). Ini  memang makanan khas Sincia, yang wajib ada dalam keluarga Tionghoa yang merayakan Imlek, melambangkan hidup yang manis penuh kelimpahan, lengket dan eratnya kekeluargaan.

Menurut dongeng Tiongkok kuno, di setiap rumah, ada seorang dewa yang bertugas menjaga tungku dalam keluarga. Dewa ini bernama Dewa Tungku. Dia ditugaskan oleh Raja Surga untuk mengawasi setiap keluarga dalam menyediakan makanan sehari hari. Nah, biar si Dewa Tungku ini memberikan laporan yang bagus bagus tentang keluarga yang diawasinya, maka dibuatlah kue K'ranjang untuk menyenangkan hatinya. Jadi kalo ibu ibu jarang masak, mending sering sering bikin kue K'ranjang, biar nggak digosipin oleh sang Dewa Tungku...hihih...boóng dinggg....

Diberi nama kue K'ranjang karena dicetak di dalam keranjang kecil kecil yang dialasi dengan plastik atau daun.

Kue K'ranjang yang dibeli Mamie biasanya berbungkus plastik atau daun pisang. Kue K'ranjang sering juga disebut dodol Cina. Dibuat dari tepung ketan, gula, pandan atau gula coklat. Aku lebih suka yang berbungkus daun, karena aroma daunnya membuat kue K'ranjang lebih wangi. Bayangkan saja, adonan kental dan panas langsung dituang ke atas daun pisang. Pasti lebih wangi daripada pakai plastik. Sayang sekarang agak susah cari kue K'ranjang yang bungkus daun di Surabaya. Bikin kue K'ranjang, menurutku cukup sulit. Aku pernah melihat sendiri Mamie temen SMAku, yang juga langganan kue K'ranjang Mamie dulu, keringatan mengaduk adonan di wajan super besar, dari cair sampai kental dengan susah payah. Ngaduknya pakai kayu panjang biar kuat dan nggak panas. Nggak heran harga kue K'ranjang juga nggak murah murah banget.

Nah, karena dulu Mamieku selalu beli kue K'ranjang dalam jumlah besar, tentu tidak sekaligus habis. Nah, kalau masih baru, kue K'ranjang masih empuk. Oleh Mamie diolah dengan sederhana saja. Kue kranjang dicuil kecil kecil, lalu dibalur parutan kelapa setengah tua yang sudah dicampur dengan garam dan dikukus. Lalu dimakan begitu saja.

Kalau sudah beberapa hari dan sudah mulai keras, digoreng dengan telur. Kalau sudah benar benar keras, dipotong potong, lalu diberi santan kental dan garam, dibungkusi daun pisang sedikit sedikit lalu dikukus sampai matang.

Di antara ketiga cara mengolah ini, favoritku adalah yang digoreng dengan telur. Karena rasa kue K'ranjang yang manis banget dipadu dengan telur yang gurih menjadikan rasa yang khas dan 'ngangeni.. :)


Kue K'ranjang Goreng


Bertahun tahun selama aku tinggal di Surabaya, Mamie masih rajin mengirim kue K'ranjang setiap dekat Sincia. Tapi sejak langganan kami di Semarang tidak lagi bisnis kue K'ranjang, akhirnya pengiriman dodol Cina ini berhenti. Sebagai gantinya di kantor, ada Nancy, teman yang rajin bagi bagi kue K'ranjang. Tidak seenak yang dari Semarang, tapi lumayan buat obat kangen.

Tahun ini aku beli sendiri kue K'ranjang. Nggak tau kenapa kok tiba tiba pengeeeen banget makan kue yang hanya muncul setahun sekali ini. Aku hanya beli 2 biji, rasa pandan dan rasa gula Jawa, itu juga harus order dulu. Dan aku menyesali kenapa hanya beli dua, soalnya sekarang masih pengen lagi :)


Kue K'ranjang Goreng



Cara menggoreng kue K'ranjang gampang banget. Kue yang sudah dipotong potong, dicelupkan dalam kocokan telur yang diberi garam dan sedikit vanili. Memang kue K'ranjang sudah wangi, tapi dengan tambahan vanili, amisnya telur nggak kecium sama sekali. Ngocok telurnya juga pakai garpu saja dan jangan terlalu niat sehingga telur tetap kental, jadi waktu digoreng tidak terlalu tipis. Goreng dengan api kecil saja sebentar lalu ditiriskan di atas kertas merang atau tissue dapur supaya minyak yang banyak banget berkurang. Karena lengket di plastik, pisau atau tangan, basahi dulu semuanya dengan air matang sedikit.


Kue K'ranjang Goreng



Beberapa malam yang lalu, waktu hujan deras aku sudah selesai makan malam dan sedang leyeh leyeh di ranjang, tiba tiba membayangkan nikmatnya makan kue K'ranjang hangat di cuaca dingin begini. Langsung aku bikin dan setelah matang, dengan bangga menawarkan kepada Pok dan Cinta, aku bilang 'Ayo cobain, ini enaaaak sekali, sukaan Mamie waktu kecil'. Dan,asal tahu saja, sodara sodari...mereka berdua tertarikpun tidak. Cinta masih mending, mau nyicipin dikit...tapi trus dilepeh, katanya 'Nggak enak'. Pok  hanya senyum sambil geleng geleng kepala tok, tanda menolak.

Masih belum puas pamer, aku share photo gorengan kueku ke BBM family Oei yang berisi kakak, adik dan keponakanku...dan sambutan yang aku dapatkan adalah "Nggak kepengen dan nggak suka !" Malah 2 keponakanku yang masih pada remaja nggak ngerti sama sekali nikmatnya makan kue K'ranjang goreng dan mengira photo yang aku share adalah empal dan pisang goreng... Oalaaaah....jangan jangan hanya aku, Mamie dan almarhum Papie yang dulu suka kue K'ranjang ya...hihih...

Waktu 2 kue K'ranjangku habis (aku makan sendiri) dalam 2 hari, masih pengen lagi. Lihat di Giant dan Sinar, adanya yang sudah keras...ndak enak yo...Akhirnya tadi aku pesen lagi ketemenku yang jualan kemarin...dan besok malam aku bakal makan itu lagi, tapi kali ini nggak bakalan nawarin dan pamerin ke siapa siapa daripada nelongso.... :D. 


Kue K'ranjang Goreng

So, Gong Xie Fat Choi, everybody...semoga tahun Kelinci ini membawa banyak berkah dalam kehidupan kita semua, baik yang suka maupun tidak suka makan kue K'ranjang, yang pinter masak ataupun yang enggak....biarlah semua mendapat rejeki, kesehatan, kasih sayang dan semua yang terbaik yang bisa diharapkan dalam dunia ini. Yang ingin punya anak, bisa mendapat banyak anak seperti kelinci.... whatever you wish come true lah...:D


My daughter's belated birthday cake :)


Seperti yang sering menjadi seloroh di kalangan bakul kue....seringkali anak bakul kue malah tidak punya birthday cake... :D

Dan ini hampir terjadi pada anakku, Kidung Cinta Andjani yang ultah ketujuh pada tangal 18 Oktober 2010.

Namun akhirnya dia bisa potong kue ultah, bonus boleh ikutan menghiasnya walaupun terlambat 3 minggu.


Cakenya Devils Food Cake resep NCC dan dicover pakai ganache dan edible image. Cerita detailnya di sini.



Selamat ulang tahun, Nak, doa dan kasih kami selalu mengiringi langkahmu....

Pleks Gathering, 29 Oktober 2010




Setelah lama tidak pernah bisa ketemuan, karena kesibukan masing masing, baik di kantor maupun di keluarga, hari Jumat 29 Oktober 2010 kemarin Pleks ketemuan lagi. Sayangnya Nancy berhalangan, jadi hanya kami bertujuh yang bisa berkumpul di Bon Cafe, Gubeng. Inipun membutuhkan niat dan tekat yang kuat supaya bisa terlaksana. Karena tiga orang dari kami sudah mempunyai usaha di luar kantor, sedangkan Yuni selama berhari hari bekerja di Sukorejo dan sore itu bela belain dari Sukorejo ke Gubeng, sedangkan Arini seharian meeting sampai malam...tapi appointment ini tidak boleh ditunda lagi, karenaaa, bakalan susah nyari waktu lagi. Secara kami yang sekantor aja jarang banget bisa makan siang barengan....




Acara gathering kali ini adalah acara traktiran ultah Dewi (13 January 2010) dan farewellnya Lala yang sekarang jadi bakul emas :).

Kami sampai di Bon Cafe hampir bersamaan. Acara pertama, cipika cipiki, cerita ringan ringan tentang perkembangan kantor...mungkin kedengaran membosankan bagi yang sudah tidak ngantor lagi, tapi toh mereka tetap sabar mengikuti..


Acara kedua, pesan makanan, trus makan dengan anteng...nggak banyak suara...ketahuan kalau pada kelaparan...:)

Karena susunan dudukku di pojok, agak susah memotret menu pesanan Pleks yang lain, jadi yang sempat aku photo hanya pesananku saja...


Sup Thom Yam  yang rasanya standard saja...



Dan tenderloin steak (atau sirloin ya? lupaaa...) yang dibalut dengan ham..kalau yang ini rasanya OK :)

Makan selesai, mulai ngobrol rame.....makin malam,suara makin keras, makin banyak ketawanya, sampe kadang sungkan juga dengan pengunjung di sekitar kami, karena ruangan Bon Cafe Gubeng memang tidak terlalu luas.. Bahasan serius, bahasan santai, gojlok menggojlok, seperti biasalah... Yang duduknya di pojok kadang nggak denger apa yang lagi dibahas,jadi musti colek colek sebelahnya, minta diceritain ulang :D


 
 


Tanpa terasa sudah jam 9 malam lebih....HP dan BB dari keluarga sudah mulai bunyi, tanda waktunya balik ke pelukan mereka. Sebelum pulang, foto lagi...yang njepret Veve, anak Dewi yang ikut hadir malam itu.



Makasih Lala dan Dewi, dan sampai ketemu dalam Pleks Gathering berikutnya (yang besar kemungkinan baru tahun depan bisa terlaksana..:D)