Pages

Showing posts with label KESEHATAN. Show all posts
Showing posts with label KESEHATAN. Show all posts

Obat Penghilang Rasa Sakit Tanpa Efek Samping

Kebanyakan orang ketika merasa sakit atau pusing langsung minum obat penghilang rasa sakit, padahal obat penghilang rasa sakit bisa menyebabkan efek samping pada tubuh. Beberapa herbal tertentu dapat dijadikan penghilang rasa sakit alami tanpa efek samping.

Obat-obat penghilang rasa sakit seperti obat non-steroid atau anti-inflamasi biasanya banyak digunakan untuk meredakan sakit kepala, sakit gigi, otot kram hingga arthritis (radang sendi) kronis.

Tapi penggunaan obat penghilang rasa sakit untuk jangka panjang dapat membawa efek buruk pada tubuh, antara lain menyebabkan luka di lambung, stroke, serangan jantung, kerusakan ginjal, pendarahan di perut dan komplikasi lain.

Ada beberapa herbal yang dapat dijadikan obat penghilang rasa sakit alami tanpa efek samping antara lain:
Penghilang rasa sakit dengan penggunaan oral atau diminum

1. Kunyit

Kunyit dikenal sebagai 'bumbu kehidupan'. Kunyit mengandung senyawa yang disebut kurkumin, yang dapat memblok protein penyebab peradangan dan juga meningkatkan kemampuan tubuh untuk menghilangkan peradangan.

Kunyit ditemukan berguna untuk mengatasi rasa sakit kronis yang berhubungan dengan rheumatoid arthritis. Seiring dengan sifat anti-inflamasi, kunyit juga membantu untuk pengobati penyakit jantung dan diabetes.

2. Asam lemak esensial Omega 3

Asam lemak esensial omega 3 sangat baik untuk dijadikan penghilang rasa sakit alami. Asam lemak esensial omega 3 akan dipecah oleh tubuh menjadi senyawa anti-inflamasi (anti peradangan). Oleh karena itu, banyak orang yang menderita sakit kronis dianjurkan memperbanyak konsumsi asam lemak esensial omega 3, yang banyak terkandung pada ikan seperti salmon dan mackerel.

3. Jahe
Peneliti dari Amerika Serikat menemukan bahwa konsumsi jahe setiap hari bisa membantu mengurangi nyeri otot akibat olahraga.

4. Minyak zaitun
Sangat sedikit orang yang menyadari fakta bahwa minyak zaitun bertindak seperti obat anti-inflamasi dan non-steroid. Namun Anda harus menggunakan minyak zaitun extra virgin. Minyak zaitun tidak hanya bisa membebaskan Anda dari sakit kepala, tetapi juga memiliki efek jangka panjang seperti ibuprofen.

Penghilang rasa sakit dengan penggunaan luar

1. Garam Epsom
Garam ini telah digunakan sejak zaman kuno sebagai garam mandi. Garam ini akan diserap ke dalam kulit. Anda harus menaruh beberapa garam Epsom dalam air hangat dan biarkan air ini bekerja di area tubuh yang sakit. Garam Epsom terutama berguna dalam mengurangi rasa sakit disebabkan karena fibromyalgia (kondisi kronis yang ditandai dengan gejala sakit yang menyebar ke seluruh tubuh) dan osteoporosis.

2. Minyak lavender
Minyak lavender diketahui memiliki sifat analgesik dan anti-inflamasi, serta sifat menenangkan. Minyak ini sangat umum digunakan sebagai aromaterapi. Anda dapat menggunakan minyak lavender untuk meringankan otot, tulang dan nyeri sendi.

3. Capsaicin pada cabai
Sensasi panas di cabai disebabkan oleh senyawa yang disebut capsaicin. Ini sering digunakan dalam pengobatan topikal untuk nyeri muskuloskeletal (tulang dan otot) dan nyeri neuropatik (saraf). Capsaicin menyebabkan sensasi terbakar, tapi rasa sakit dan sensasi terbakar hilang setelah beberapa waktu.

Obat Penghilang Rasa Sakit Tanpa Efek Samping

Kebanyakan orang ketika merasa sakit atau pusing langsung minum obat penghilang rasa sakit, padahal obat penghilang rasa sakit bisa menyebabkan efek samping pada tubuh. Beberapa herbal tertentu dapat dijadikan penghilang rasa sakit alami tanpa efek samping.

Obat-obat penghilang rasa sakit seperti obat non-steroid atau anti-inflamasi biasanya banyak digunakan untuk meredakan sakit kepala, sakit gigi, otot kram hingga arthritis (radang sendi) kronis.

Tapi penggunaan obat penghilang rasa sakit untuk jangka panjang dapat membawa efek buruk pada tubuh, antara lain menyebabkan luka di lambung, stroke, serangan jantung, kerusakan ginjal, pendarahan di perut dan komplikasi lain.

Ada beberapa herbal yang dapat dijadikan obat penghilang rasa sakit alami tanpa efek samping antara lain:
Penghilang rasa sakit dengan penggunaan oral atau diminum

1. Kunyit

Kunyit dikenal sebagai 'bumbu kehidupan'. Kunyit mengandung senyawa yang disebut kurkumin, yang dapat memblok protein penyebab peradangan dan juga meningkatkan kemampuan tubuh untuk menghilangkan peradangan.

Kunyit ditemukan berguna untuk mengatasi rasa sakit kronis yang berhubungan dengan rheumatoid arthritis. Seiring dengan sifat anti-inflamasi, kunyit juga membantu untuk pengobati penyakit jantung dan diabetes.

2. Asam lemak esensial Omega 3

Asam lemak esensial omega 3 sangat baik untuk dijadikan penghilang rasa sakit alami. Asam lemak esensial omega 3 akan dipecah oleh tubuh menjadi senyawa anti-inflamasi (anti peradangan). Oleh karena itu, banyak orang yang menderita sakit kronis dianjurkan memperbanyak konsumsi asam lemak esensial omega 3, yang banyak terkandung pada ikan seperti salmon dan mackerel.

3. Jahe
Peneliti dari Amerika Serikat menemukan bahwa konsumsi jahe setiap hari bisa membantu mengurangi nyeri otot akibat olahraga.

4. Minyak zaitun
Sangat sedikit orang yang menyadari fakta bahwa minyak zaitun bertindak seperti obat anti-inflamasi dan non-steroid. Namun Anda harus menggunakan minyak zaitun extra virgin. Minyak zaitun tidak hanya bisa membebaskan Anda dari sakit kepala, tetapi juga memiliki efek jangka panjang seperti ibuprofen.

Penghilang rasa sakit dengan penggunaan luar

1. Garam Epsom
Garam ini telah digunakan sejak zaman kuno sebagai garam mandi. Garam ini akan diserap ke dalam kulit. Anda harus menaruh beberapa garam Epsom dalam air hangat dan biarkan air ini bekerja di area tubuh yang sakit. Garam Epsom terutama berguna dalam mengurangi rasa sakit disebabkan karena fibromyalgia (kondisi kronis yang ditandai dengan gejala sakit yang menyebar ke seluruh tubuh) dan osteoporosis.

2. Minyak lavender
Minyak lavender diketahui memiliki sifat analgesik dan anti-inflamasi, serta sifat menenangkan. Minyak ini sangat umum digunakan sebagai aromaterapi. Anda dapat menggunakan minyak lavender untuk meringankan otot, tulang dan nyeri sendi.

3. Capsaicin pada cabai
Sensasi panas di cabai disebabkan oleh senyawa yang disebut capsaicin. Ini sering digunakan dalam pengobatan topikal untuk nyeri muskuloskeletal (tulang dan otot) dan nyeri neuropatik (saraf). Capsaicin menyebabkan sensasi terbakar, tapi rasa sakit dan sensasi terbakar hilang setelah beberapa waktu.

Pangkas Berat Badan dengan Makanan Warna-warni



Banyak cara dilakukan untuk dapat menurunkan berat badan. Cara satu ini mungkin bisa menarik perhatian Anda yaitu menurunkan berat badan dengan makanan warna-warni. Bagaimana caranya?

Mengonsumsi berbagai makanan warna-warni dapat memastikan tubuh mendapatkan berbagai nutrisi dan vitamin penting untuk kesehatan secara keseluruhan.

Selain itu, makanan berwarna-warni yang berasal dari berbagai buah dan sayuran yang rendah kalori dan tinggi serat, merupakan hal penting untuk menurunkan berat badan tapi tetap memuaskan rasa lapar.

Memasukkan buah dan sayur berwarna merah segar, kuning, oranye, hijau, dan ungu dalam menu harian Anda, dapat menjadi salah satu cara untuk menurunkan berat badan.

Berikut beberapa cara menggabungkan warna-warna cerah makanan ke dalam makanan Anda:
Sarapan

  1. Tambahkan blueberry segar, stroberi atau raspberry pada oatmeal atau sereal sarapan Anda
  2. Gunakan pisang beku atau bayam muda untuk membuat smoothie
  3. Tambahkan tomat cincang dan cabai hijau untuk orak-arik telur
  4. Tambahkan mentega kacang dan irisan apel Granny Smith pada sepotong roti panggang dengan.

Makan siang

  1. Tambahkan lebih banyak sayur dalam sandwich, seperti irisan mentimun, kecambah, wortel diparut dan arugula (daun salad).
  2. Gunakan hummus (selai Timur Tengah) sebagai pengganti mustard
  3. Sebagai snack, makan keripik kale bukan keripik kentang.
  4. Tambahkan brokoli panggang ke pizza muffin buatan sendiri.

Makan malam

  1. Panggang sayuran dan tambahkan ke hidangan pasta dan salad
  2. Tambahkan brokoli atau kembang kol cincang untuk saus spaghetti
  3. Tambahkan buah kering dan kacang untuk rice pilaf (nasi berbumbu khas Timur Tengah)
  4. Buah pizza sendiri dengan menambahkan banyak sayuran segar dan bumbu diatasnya.

Pangkas Berat Badan dengan Makanan Warna-warni



Banyak cara dilakukan untuk dapat menurunkan berat badan. Cara satu ini mungkin bisa menarik perhatian Anda yaitu menurunkan berat badan dengan makanan warna-warni. Bagaimana caranya?

Mengonsumsi berbagai makanan warna-warni dapat memastikan tubuh mendapatkan berbagai nutrisi dan vitamin penting untuk kesehatan secara keseluruhan.

Selain itu, makanan berwarna-warni yang berasal dari berbagai buah dan sayuran yang rendah kalori dan tinggi serat, merupakan hal penting untuk menurunkan berat badan tapi tetap memuaskan rasa lapar.

Memasukkan buah dan sayur berwarna merah segar, kuning, oranye, hijau, dan ungu dalam menu harian Anda, dapat menjadi salah satu cara untuk menurunkan berat badan.

Berikut beberapa cara menggabungkan warna-warna cerah makanan ke dalam makanan Anda:
Sarapan

  1. Tambahkan blueberry segar, stroberi atau raspberry pada oatmeal atau sereal sarapan Anda
  2. Gunakan pisang beku atau bayam muda untuk membuat smoothie
  3. Tambahkan tomat cincang dan cabai hijau untuk orak-arik telur
  4. Tambahkan mentega kacang dan irisan apel Granny Smith pada sepotong roti panggang dengan.

Makan siang

  1. Tambahkan lebih banyak sayur dalam sandwich, seperti irisan mentimun, kecambah, wortel diparut dan arugula (daun salad).
  2. Gunakan hummus (selai Timur Tengah) sebagai pengganti mustard
  3. Sebagai snack, makan keripik kale bukan keripik kentang.
  4. Tambahkan brokoli panggang ke pizza muffin buatan sendiri.

Makan malam

  1. Panggang sayuran dan tambahkan ke hidangan pasta dan salad
  2. Tambahkan brokoli atau kembang kol cincang untuk saus spaghetti
  3. Tambahkan buah kering dan kacang untuk rice pilaf (nasi berbumbu khas Timur Tengah)
  4. Buah pizza sendiri dengan menambahkan banyak sayuran segar dan bumbu diatasnya.

Banyak Bergerak Bisa Kurangi Efek Buruk Garam






Konsumsi garam berlebihan memang bisa memberi dampak buruk bagi tekanan darah. Tapi efek buruk garam terhadap tekanan darah ini bisa dikurangi dengan melakukan aktivitas fisik.

Dalam American Heart Association's Nutrition, Physical Activity and Metabolism/Cardiovascular Disease Epidemiology and Prevention 2011 Scientific Sessions, para peneliti mengungkapkan bahwa semakin aktif seseorang secara fisik maka akan mengurangi peningkatan tekanan darah yang merupakan respons terhadap asupan garam tinggi.

"Pasien sebaiknya dianjurkan untuk meningkatkan aktivitas fisiknya dan mengurangi asupan garam,
membatasi asupan natrium (garam) adalah hal yang sangat penting dalam menurunkan tekanan darah pada orang yang memiliki kehidupan santai atau kurang melakukan aktivitas fisik.

Jika rata-rata nilai tekanan darah sistolik (batas atas tekanan darah) meningkat sebesar 5 persen atau lebih saat mengonsumsi kadar natrium tinggi, maka para peneliti akan memberi label sebagai high-salt sensitive (sensitif terhadap garam tinggi).

Dalam studi ini peneliti membandingkan tekanan darah sistolik para partisipan. Semua peserta yang terlibat diberikan diet asupan natrium rendah (3.000 mg/hari) dan diet asupan natrium tinggi (18.000 mg/hari).

Berdasarkan kuesioner aktivitas fisik, peneliti membagi peserta ke dalam 4 kelompok yang dimulai dari kelompok sangat aktif hingga kelompok yang cukup santai. Umumnya terjadi peningkatan rata-rata nilai tekanan darah sistolik setelah beralih dari asupan garam rendah ke tinggi.

Setelah mengatur asupan garam dan aktivitas fisiknya, maka peneliti mendapatkan hasil yaitu:

  1. Pada kelompok yang santai didapatkan peningkatan tekanan darah sistolik sebesar 5,27 mm Hg
  2. Pada kelompok yang agak aktif didapatkan peningkatan tekanan darah sistolik sebesar 5,07 mm Hg
  3. Pada kelompok yang cukup aktif didapatkan peningkatan tekanan darah sistolik sebesar 4,93 mm Hg
  4. Pada kelompok yang paling aktif didapatkan peningkatan tekanan darah sistolik sebesar 3,88 mm Hg

Natrium yang terdapat di dalam garam memiliki sifat menarik banyak air, karenanya semakin tinggi kadar garam akan membuat volume darah meningkat.

Jika tekanan darah terlalu tinggi dan tidak terkontrol bisa menyebabkan beberapa masalah seperti stroke atau jantung.

"Dalam semua analisis kami menemukan anatar dosis dan respons, diketahui semakin banyak aktivitas yang dilakukan akan semakin baik.

Banyak Bergerak Bisa Kurangi Efek Buruk Garam






Konsumsi garam berlebihan memang bisa memberi dampak buruk bagi tekanan darah. Tapi efek buruk garam terhadap tekanan darah ini bisa dikurangi dengan melakukan aktivitas fisik.

Dalam American Heart Association's Nutrition, Physical Activity and Metabolism/Cardiovascular Disease Epidemiology and Prevention 2011 Scientific Sessions, para peneliti mengungkapkan bahwa semakin aktif seseorang secara fisik maka akan mengurangi peningkatan tekanan darah yang merupakan respons terhadap asupan garam tinggi.

"Pasien sebaiknya dianjurkan untuk meningkatkan aktivitas fisiknya dan mengurangi asupan garam,
membatasi asupan natrium (garam) adalah hal yang sangat penting dalam menurunkan tekanan darah pada orang yang memiliki kehidupan santai atau kurang melakukan aktivitas fisik.

Jika rata-rata nilai tekanan darah sistolik (batas atas tekanan darah) meningkat sebesar 5 persen atau lebih saat mengonsumsi kadar natrium tinggi, maka para peneliti akan memberi label sebagai high-salt sensitive (sensitif terhadap garam tinggi).

Dalam studi ini peneliti membandingkan tekanan darah sistolik para partisipan. Semua peserta yang terlibat diberikan diet asupan natrium rendah (3.000 mg/hari) dan diet asupan natrium tinggi (18.000 mg/hari).

Berdasarkan kuesioner aktivitas fisik, peneliti membagi peserta ke dalam 4 kelompok yang dimulai dari kelompok sangat aktif hingga kelompok yang cukup santai. Umumnya terjadi peningkatan rata-rata nilai tekanan darah sistolik setelah beralih dari asupan garam rendah ke tinggi.

Setelah mengatur asupan garam dan aktivitas fisiknya, maka peneliti mendapatkan hasil yaitu:

  1. Pada kelompok yang santai didapatkan peningkatan tekanan darah sistolik sebesar 5,27 mm Hg
  2. Pada kelompok yang agak aktif didapatkan peningkatan tekanan darah sistolik sebesar 5,07 mm Hg
  3. Pada kelompok yang cukup aktif didapatkan peningkatan tekanan darah sistolik sebesar 4,93 mm Hg
  4. Pada kelompok yang paling aktif didapatkan peningkatan tekanan darah sistolik sebesar 3,88 mm Hg

Natrium yang terdapat di dalam garam memiliki sifat menarik banyak air, karenanya semakin tinggi kadar garam akan membuat volume darah meningkat.

Jika tekanan darah terlalu tinggi dan tidak terkontrol bisa menyebabkan beberapa masalah seperti stroke atau jantung.

"Dalam semua analisis kami menemukan anatar dosis dan respons, diketahui semakin banyak aktivitas yang dilakukan akan semakin baik.

Cara Aman Memencet Jerawat Agar Tidak Berbekas


Jerawat tidak boleh dipencet karena bisa memicu infeksi maupun bekas luka yang mengganggu penampilan. Namun orang sering merasa gemas, tidak tahan untuk tidak memencet bintik jerawat di wajahnya. Adakah cara aman agar tidak infeksi?

Agar tidak menyebabkan infeksi maupun bekas luka, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memutuskan untuk memencet jerawat. Di antaranya seperti berikut:

1. Pastikan jerawat yang dipencet adalah jerawat matang, yang sudah muncul butiran putihnya.

2. Pastikan juga jerawat tersebut tidak bernanah, yang artinya sedang mengalami infeksi atau radang cukup parah.

3. Bersihkan kuku dan jari tangan dengan alkohol sebelum memencet jerawat. Ulangi setiap akan berpindah dari jerawat yang satu ke jerawat yang lain.

4. Jika ada, gunakan sarung tangan lateks yang steril untuk mengurangi kontak langsung antara jari tangan dengan kulit wajah.

Perlu diingat, langkah-langkah di atas bukan berarti tidak ada risiko sama sekali. Bagaimanapun memencet jerawat harus dihindari sebisa mungkin, meski bagi sebagian orang jerawat terlalu menggemaskan untuk tidak dipencet.

Langkah paling aman untuk menyembuhkan jerawat adalah dengan memberikan obat yang sesuai.

Sementara itu untuk menghilangkan bekas jerawat, ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan yaitu:
1. Bubuk kayu cendana yang dibuat pasta
Bubuk kayu cendana dapat bekerja secara ajaib untuk menutupi pori-pori kulit yang besar bekas jerawat. Caranya oleskan pada bekas jerawat sebelum tidur dan gunakan semalaman, lalu bilas dengan air dingin di pagi hari. Pemakaian yang rutin akan mendapatkan hasil yang bagus.

2. Bubuk kayu cendana yang dicampur dengan air mawar
Caranya oleskan pada bekas jerawat sebelum tidur dan gunakan semalaman lalu bilas dengan air dingin di pagi hari. Tapi jika kulit menjadi kering, cobalah ditambahkan susu dalam ramuan bubuk cendana itu dan gunakan hanya beberapa jam saja tak perlu semalaman.

3. Pori-pori kulit sehabis jerawatan biasanya membesar, untuk mengencangkannya bisa diusap-usap dengan es batu di wajah selama 15 menit.

4. Menggosok-gosokkan kulit bagian dalam timun atau tomat ke wajah adalah cara lain menghilangkan bekas jerawat. Biarkan selama 15 menit lalu bilas dengan air bersih. Tomat tidak hanya mengecikan pori-pori tapi juga menghilangkan komedo dan cocok untuk pengobatan kulit berminyak.



Cara Aman Memencet Jerawat Agar Tidak Berbekas


Jerawat tidak boleh dipencet karena bisa memicu infeksi maupun bekas luka yang mengganggu penampilan. Namun orang sering merasa gemas, tidak tahan untuk tidak memencet bintik jerawat di wajahnya. Adakah cara aman agar tidak infeksi?

Agar tidak menyebabkan infeksi maupun bekas luka, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memutuskan untuk memencet jerawat. Di antaranya seperti berikut:

1. Pastikan jerawat yang dipencet adalah jerawat matang, yang sudah muncul butiran putihnya.

2. Pastikan juga jerawat tersebut tidak bernanah, yang artinya sedang mengalami infeksi atau radang cukup parah.

3. Bersihkan kuku dan jari tangan dengan alkohol sebelum memencet jerawat. Ulangi setiap akan berpindah dari jerawat yang satu ke jerawat yang lain.

4. Jika ada, gunakan sarung tangan lateks yang steril untuk mengurangi kontak langsung antara jari tangan dengan kulit wajah.

Perlu diingat, langkah-langkah di atas bukan berarti tidak ada risiko sama sekali. Bagaimanapun memencet jerawat harus dihindari sebisa mungkin, meski bagi sebagian orang jerawat terlalu menggemaskan untuk tidak dipencet.

Langkah paling aman untuk menyembuhkan jerawat adalah dengan memberikan obat yang sesuai.

Sementara itu untuk menghilangkan bekas jerawat, ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan yaitu:
1. Bubuk kayu cendana yang dibuat pasta
Bubuk kayu cendana dapat bekerja secara ajaib untuk menutupi pori-pori kulit yang besar bekas jerawat. Caranya oleskan pada bekas jerawat sebelum tidur dan gunakan semalaman, lalu bilas dengan air dingin di pagi hari. Pemakaian yang rutin akan mendapatkan hasil yang bagus.

2. Bubuk kayu cendana yang dicampur dengan air mawar
Caranya oleskan pada bekas jerawat sebelum tidur dan gunakan semalaman lalu bilas dengan air dingin di pagi hari. Tapi jika kulit menjadi kering, cobalah ditambahkan susu dalam ramuan bubuk cendana itu dan gunakan hanya beberapa jam saja tak perlu semalaman.

3. Pori-pori kulit sehabis jerawatan biasanya membesar, untuk mengencangkannya bisa diusap-usap dengan es batu di wajah selama 15 menit.

4. Menggosok-gosokkan kulit bagian dalam timun atau tomat ke wajah adalah cara lain menghilangkan bekas jerawat. Biarkan selama 15 menit lalu bilas dengan air bersih. Tomat tidak hanya mengecikan pori-pori tapi juga menghilangkan komedo dan cocok untuk pengobatan kulit berminyak.



Matahari Pagi Bagus untuk Penderita Diabetes


Sinar matahari pagi ternyata tidak hanya baik untuk kesehatan tulang, tapi juga bermanfaat bagi penderita diabetes. Vitamin D yang ada dalam sinar matahari bisa membantu memperbaiki kadar gula darah.

Studi terbaru menemukan bahwa vitamin D yang didapatkan tubuh saat terkena sinar matahari pagi bisa membantu penderita diabetes tipe 2 memperbaiki kadar gula darahnya.

Vitamin D yang cukup ternyata bisa membantu sel-sel di tubuh yang bertugas memproduksi insulin bekerja dengan baik, seperti dikutip dari Menshealth.com, Sabtu (26/3/2011).

Peneliti dari Iran melibatkan 90 orang penderita diabetes tipe 2 selama 12 minggu dengan memberikan vitamin D dan satu kelompok diberikan vitamin D yang ditambah kalsium.

Peneliti mendapatkan peserta yang mengonsumsi vitamin D baik yang ditambah dengan kalsium atau tidak memiliki kadar gula darah yang secara signifikan lebih baik.

Hal senada juga diungkapkan oleh Esther Krug, MD, seorang endrokrinologi dari Sinai Hospital of Baltimore yang menuturkan bahwa vitamin D memiliki peran aktif dalam mengatur sel beta pankreas yang berfungsi membuat insulin.

Bahkan sebuah penelitian lain yang dipublikasikan dalam Diabetes Care menunjukkan tingkat vitamin D yang rendah bisa membuat orang dewasa berisiko mengalami prediabetes dan juga prehipertensi.

Selain itu mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin D dan kalsium bisa memperlambat progres dari penyakit diabetes tipe 2. Karena adanya hubungan yang memungkinkan ini maka skrining defisiensi vitamin D pada orang dengan diabetes tipe 2 bisa saja dilakukan.

Sinar matahari sebelum jam 9 pagi bisa memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh seperti mengurangi kadar kolesterol darah, meningkatkan kualitas pernapasan, membuat tubuh menjadi lebih segar serta bisa menyehatkan tulang.

Matahari Pagi Bagus untuk Penderita Diabetes


Sinar matahari pagi ternyata tidak hanya baik untuk kesehatan tulang, tapi juga bermanfaat bagi penderita diabetes. Vitamin D yang ada dalam sinar matahari bisa membantu memperbaiki kadar gula darah.

Studi terbaru menemukan bahwa vitamin D yang didapatkan tubuh saat terkena sinar matahari pagi bisa membantu penderita diabetes tipe 2 memperbaiki kadar gula darahnya.

Vitamin D yang cukup ternyata bisa membantu sel-sel di tubuh yang bertugas memproduksi insulin bekerja dengan baik, seperti dikutip dari Menshealth.com, Sabtu (26/3/2011).

Peneliti dari Iran melibatkan 90 orang penderita diabetes tipe 2 selama 12 minggu dengan memberikan vitamin D dan satu kelompok diberikan vitamin D yang ditambah kalsium.

Peneliti mendapatkan peserta yang mengonsumsi vitamin D baik yang ditambah dengan kalsium atau tidak memiliki kadar gula darah yang secara signifikan lebih baik.

Hal senada juga diungkapkan oleh Esther Krug, MD, seorang endrokrinologi dari Sinai Hospital of Baltimore yang menuturkan bahwa vitamin D memiliki peran aktif dalam mengatur sel beta pankreas yang berfungsi membuat insulin.

Bahkan sebuah penelitian lain yang dipublikasikan dalam Diabetes Care menunjukkan tingkat vitamin D yang rendah bisa membuat orang dewasa berisiko mengalami prediabetes dan juga prehipertensi.

Selain itu mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin D dan kalsium bisa memperlambat progres dari penyakit diabetes tipe 2. Karena adanya hubungan yang memungkinkan ini maka skrining defisiensi vitamin D pada orang dengan diabetes tipe 2 bisa saja dilakukan.

Sinar matahari sebelum jam 9 pagi bisa memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh seperti mengurangi kadar kolesterol darah, meningkatkan kualitas pernapasan, membuat tubuh menjadi lebih segar serta bisa menyehatkan tulang.

Anak Batuk Pilek Jangan Diberi Antibiotik

Batuk dan pilek adalah penyakit yang paling umum dialami anak kecil. Jika diberi antibiotik justru bisa memperparah kondisinya dan anak jadi lebih sering batuk pilek.

"Balita yang dikasih antibiotik justru akan makin sering batuk pilek
pada umumnya anak-anak mengalami batuk pilek sebanyak 4-5 kali dalam setahun. Tapi jika anak diberi antibiotik maka bisa saja dalam setahun anak menjadi 10 kali batuk pilek. Jika diberi antibiotik secara terus menerus suatu saat bisa saja anak sakit setiap minggunya.

"Setiap orang diresepkan antibiotik, padahal batuk pilek tidak memerlukan antibiotik
Sebuah studi mendapatkan partisipan yang diberikan antibiotik dan partisipan yang diberi plasebo (obat kosong) menunjukkan waktu kesembuhan yang sama. Beberapa studi lain juga menunjukkan penggunaan antibiotik pada penyakit atau kondisi yang sebenarnya tidak perlu.

"Obat antibiotik juga tidak boleh dicampur di dalam obat puyer dan harus terpisah,
Hal-hal lain yang menjadi masalah dalam obat puyer adalah kebersihan (apakah menggunakan masker dan sarung tangan saat meracik), dosis yang umumnya tidak sama tiap bungkus, homogenitas, higroskopis, penyerapan obat yang berbeda di dalam lambung, keterampilan, interaksi antar obat.
interaksi antar obat bisa berupa saling menguatkan, kadar obat lain ditekan, pengobatan menjadi tidak efektif, pengobatan menjadi beracun hingga kegagalan pengobatan.

"Dalam hal ini bukan karena obat itu yang membunuh pasien, tapi caranya yang salah
Untuk itu bagi para orangtua sebaiknya lebih cermat dalam memberikan obat pada sang buah hati, dan jika si kecil mengalami batuk pilek sebaiknya tidak perlu diberikan antibiotik.

Anak Batuk Pilek Jangan Diberi Antibiotik

Batuk dan pilek adalah penyakit yang paling umum dialami anak kecil. Jika diberi antibiotik justru bisa memperparah kondisinya dan anak jadi lebih sering batuk pilek.

"Balita yang dikasih antibiotik justru akan makin sering batuk pilek
pada umumnya anak-anak mengalami batuk pilek sebanyak 4-5 kali dalam setahun. Tapi jika anak diberi antibiotik maka bisa saja dalam setahun anak menjadi 10 kali batuk pilek. Jika diberi antibiotik secara terus menerus suatu saat bisa saja anak sakit setiap minggunya.

"Setiap orang diresepkan antibiotik, padahal batuk pilek tidak memerlukan antibiotik
Sebuah studi mendapatkan partisipan yang diberikan antibiotik dan partisipan yang diberi plasebo (obat kosong) menunjukkan waktu kesembuhan yang sama. Beberapa studi lain juga menunjukkan penggunaan antibiotik pada penyakit atau kondisi yang sebenarnya tidak perlu.

"Obat antibiotik juga tidak boleh dicampur di dalam obat puyer dan harus terpisah,
Hal-hal lain yang menjadi masalah dalam obat puyer adalah kebersihan (apakah menggunakan masker dan sarung tangan saat meracik), dosis yang umumnya tidak sama tiap bungkus, homogenitas, higroskopis, penyerapan obat yang berbeda di dalam lambung, keterampilan, interaksi antar obat.
interaksi antar obat bisa berupa saling menguatkan, kadar obat lain ditekan, pengobatan menjadi tidak efektif, pengobatan menjadi beracun hingga kegagalan pengobatan.

"Dalam hal ini bukan karena obat itu yang membunuh pasien, tapi caranya yang salah
Untuk itu bagi para orangtua sebaiknya lebih cermat dalam memberikan obat pada sang buah hati, dan jika si kecil mengalami batuk pilek sebaiknya tidak perlu diberikan antibiotik.

Antibiotik Bisa Berbalik Dari Menyembuhkan Jadi Membahayakan




Antibiotik mampu membunuh bakteri penyakit. Tapi penggunaan antibiotik yang tidak tepat bisa membuat antibiotik dari obat yang menyembuhkan menjadi obat yang membayakan.

Antibiotik bisa jadi adalah obat yang paling sering diresepkan oleh para dokter, tapi sayangnya banyak yang tidak tepat pemberiannya. Waspadai ancaman penggunaan antibiotik yang tidak tepat.

Prof Iwan Dwiprahasto selaku guru besar farmakologi UGM menuturkan penggunaan antibiotik yang tidak tepat bisa membahayakan kesehatan masyarakat secara global maupun individu. Bentuk penyalahgunaannya cukup beragam mulai dari tidak tepat memilih jenis antibiotik hingga cara dan lamanya pemberian.

"Kebiasaan memberikan antibiotik dengan dosis yang tidak tepat serta waktu pemberian yang terlalu singkat atau terlalu lama akan menimbulkan masalah resistensi yang cukup serius," ujar Prof Iwan dalam acara workshop jurnalis kesehatan di gedung FISIP UI, Depok, Sabtu (26/3/2O11).

Senada dengan Prof Iwan, perwakilan World Health Organization Dr Sharad Adhikary juga menuturkan antibiotik memang obat yang telah menyelamatkan banyak jiwa, tapi tidak bisa menyembuhkan semua macam penyakit. Antibiotik hanya dapat menyembuhkan penyakit akibat infeksi bakteri.

Antibiotik kerap dibeli tanpa resep dan tanpa penjelasan, masyarakat biasanya membeli antibiotik dengan menggunakan resep sebelumnya. Padahal antibiotik harus melalui resep dan berdasarkan indikasi yang muncul.

"Jika digunakan berlebihan, bakteri bisa bermutasi sehingga jadi kebal. Jika semua kebal maka bisa menimbulkan superbug dan bisa-bisa nantinya kita kembali ke era sebelum ada antibiotik," ujar Dr Sharad.

Dr. Sharad menuturkam masalah kekebalan terhadap antibiotik bukanlah masalah baru, tapi lama kelamaan semakin mengkhawatirkan dan berbahaya. WHO pada tahun 1998 telah mulai meminta negara-negara anggotanya untuk mengatasi masalah hal ini.

Infeksi virus seperti demam, flu, batuk pilek, radang tenggorokan dan beberapa infeksi telinga merupakan infeksi yang tidak boleh diobati dengan antibiotik. Hal ini karena antibiotik membunuh bakteri dan tidak membunuh virus.

Antibiotik membunuh atau menghambat pertumbuhan bakteri yang peka. Tapi kadang salah satu bakteri dapat bertahan hidup karena mampu menetralisir atau menghindar dari efek antibiotik. Bakteri yang semula hanya peka bisa menjadi kebal melalui perubahan genetik di dalam selnya sehingga menjadi resisten terhadap antibiotik.

Untuk menghindari penyalahgunaan antibiotik, ada beberapa hal yang bisa dilakukan yaitu:


  1. Gunakan antibiotik hanya dengan resep dokter, dengan dosis dan jangka waktu sesuai resep.
  2. Tanyakan pada dokter obat mana yang mengandung antibiotik dan apa manfaatnya.
  3. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat bisa menurunkan efektifitas.
  4. Demam, batuk, pilek dan diare umumnya tak perlu antibiotik. Hanya perlu makan makanan bergizi, minum dan istirahat. Jika dalam waktu 3 hari tidak sembuh, segera pergi ke dokter.
  5. Jangan gunakan atau beli antibiotik dari dokter atau menggunakan resep yang lama.
  6. Penggunaan antibiotik yang sembarangan bisa merugikan diri sendiri.
  7. Meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai antibiotik.
  8. Memperbaiki perilaku tentang penggunaan antibiotik.
  9. Mencegah dan menghindari penggunaan antibiotik yang berlebihan atau justru kurang.

"Masyarakat sebaiknya tidak mengobati diri sendiri, dan jangan mengonsumsi obat yang tidak diperlukan serta minumlah obat sesuai dosisnya,


Antibiotik Bisa Berbalik Dari Menyembuhkan Jadi Membahayakan




Antibiotik mampu membunuh bakteri penyakit. Tapi penggunaan antibiotik yang tidak tepat bisa membuat antibiotik dari obat yang menyembuhkan menjadi obat yang membayakan.

Antibiotik bisa jadi adalah obat yang paling sering diresepkan oleh para dokter, tapi sayangnya banyak yang tidak tepat pemberiannya. Waspadai ancaman penggunaan antibiotik yang tidak tepat.

Prof Iwan Dwiprahasto selaku guru besar farmakologi UGM menuturkan penggunaan antibiotik yang tidak tepat bisa membahayakan kesehatan masyarakat secara global maupun individu. Bentuk penyalahgunaannya cukup beragam mulai dari tidak tepat memilih jenis antibiotik hingga cara dan lamanya pemberian.

"Kebiasaan memberikan antibiotik dengan dosis yang tidak tepat serta waktu pemberian yang terlalu singkat atau terlalu lama akan menimbulkan masalah resistensi yang cukup serius," ujar Prof Iwan dalam acara workshop jurnalis kesehatan di gedung FISIP UI, Depok, Sabtu (26/3/2O11).

Senada dengan Prof Iwan, perwakilan World Health Organization Dr Sharad Adhikary juga menuturkan antibiotik memang obat yang telah menyelamatkan banyak jiwa, tapi tidak bisa menyembuhkan semua macam penyakit. Antibiotik hanya dapat menyembuhkan penyakit akibat infeksi bakteri.

Antibiotik kerap dibeli tanpa resep dan tanpa penjelasan, masyarakat biasanya membeli antibiotik dengan menggunakan resep sebelumnya. Padahal antibiotik harus melalui resep dan berdasarkan indikasi yang muncul.

"Jika digunakan berlebihan, bakteri bisa bermutasi sehingga jadi kebal. Jika semua kebal maka bisa menimbulkan superbug dan bisa-bisa nantinya kita kembali ke era sebelum ada antibiotik," ujar Dr Sharad.

Dr. Sharad menuturkam masalah kekebalan terhadap antibiotik bukanlah masalah baru, tapi lama kelamaan semakin mengkhawatirkan dan berbahaya. WHO pada tahun 1998 telah mulai meminta negara-negara anggotanya untuk mengatasi masalah hal ini.

Infeksi virus seperti demam, flu, batuk pilek, radang tenggorokan dan beberapa infeksi telinga merupakan infeksi yang tidak boleh diobati dengan antibiotik. Hal ini karena antibiotik membunuh bakteri dan tidak membunuh virus.

Antibiotik membunuh atau menghambat pertumbuhan bakteri yang peka. Tapi kadang salah satu bakteri dapat bertahan hidup karena mampu menetralisir atau menghindar dari efek antibiotik. Bakteri yang semula hanya peka bisa menjadi kebal melalui perubahan genetik di dalam selnya sehingga menjadi resisten terhadap antibiotik.

Untuk menghindari penyalahgunaan antibiotik, ada beberapa hal yang bisa dilakukan yaitu:


  1. Gunakan antibiotik hanya dengan resep dokter, dengan dosis dan jangka waktu sesuai resep.
  2. Tanyakan pada dokter obat mana yang mengandung antibiotik dan apa manfaatnya.
  3. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat bisa menurunkan efektifitas.
  4. Demam, batuk, pilek dan diare umumnya tak perlu antibiotik. Hanya perlu makan makanan bergizi, minum dan istirahat. Jika dalam waktu 3 hari tidak sembuh, segera pergi ke dokter.
  5. Jangan gunakan atau beli antibiotik dari dokter atau menggunakan resep yang lama.
  6. Penggunaan antibiotik yang sembarangan bisa merugikan diri sendiri.
  7. Meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai antibiotik.
  8. Memperbaiki perilaku tentang penggunaan antibiotik.
  9. Mencegah dan menghindari penggunaan antibiotik yang berlebihan atau justru kurang.

"Masyarakat sebaiknya tidak mengobati diri sendiri, dan jangan mengonsumsi obat yang tidak diperlukan serta minumlah obat sesuai dosisnya,


16 Makanan Lezat yang bisa Tunda Penuaan

16 Asupan lezat untuk mempertahankan kata ‘muda’.

Siapa bilang mendapatkan tubuh yang sehat, bugar dan awet muda itu sulit? Ternyata ada cara lezat untuk mempertahan keremajaan kita, yaitu dengan mengonsumsi makanan yang tepat. Buang beberapa tahun umur kita dengan memasukan makan anti penuaan di bawah ini dalam pola makan keluarga :

Avokad.
Menurut Paula Simpson, BASc, RNCP, minyak yang ada di dalam avokad berkhasiat menguatkan kulit sambil sekaligus menghidrasinya. Tak hanya itu, buah hijau ini juga kaya akan asam lemak monounsaturated, yaitu lemak sehat yang baik bagi kesehatan kardiovaskular karena tidak menyebabkan peradangan, jelas Robyn Flipse, MS, RD.

Beri-berian.
Dikemas dengan antioksidan yang tinggi. Camilan lezat ini mampu menetralkan radikal bebas yang merusak,sekaligus membantu tubuh memproduksi kolagen yang membuat kulit tetap kencang dan lembut.

Yogurt Rendah Lemak.

Makanan olahan susu ini memang sudah terkenal dengan kayanya kandungan protein dan kalsium di dalamnya, tapi yogurt juga memiliki nutrisi penting lain yang kita harus tahu. “Vitamin B dalam yogurt penting bagi beberapa fungsi tubuh, termasuk pertumbuhan dan pembelahan sel,” ucap Lisa Drayer, MA, RD, penulis buku The Beauty Diet. Satu cangkir yogurt memiliki 450 mg kalsium lebih banyak dari satu cangkir susu bebas lemak.

Makanan kaya air.

Mengonsumsi makanan seperti, timun, semangka, apel, melon, dan seledri, yang kaya air adalah solusi terbaik untuk menghidrasi kulit kita, kata Simpson. Tidak hanya menghidari kerutan, makanan ini juga mampu membuat kulit wajah senantiasa segar.

Salmon.
Ikan satu ini adalah obat anti-penuaan untuk kesehatan mental kita. Kandungan asam lemak omega-3 dalam salmon bisa meningkatkan ingatan dan fungsi otak sambil meredakan peradangan, jelas Flipse.

Zink, selenium dan tembaga.

Ketiga mineral di atas sangat dibutuhkan dalam produksi kolagen. Untuk meningkatkan asupan mineral tersebut, kita harus mengonsumsi ayam, sapi tanpa lemak, kacang kenari, kacang polong, dan buah kering. “Zink adalah mineral penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sedangkan selenium akan membantu mempertahankan elastisitas alami kulit,” kata Drayer.

Tiram.
Kayanya kandungan zink dan selenium dalam tiram bisa berfungsi sebagai antioksidan dan melindungi mata dari penyakit yang berkaitan dengan organ pengelihatan.

Wortel dan tomat.

Sayuran berwarna cerah dikemas dengan phytonutrient dan antioksidan, dimana keduanya bertugas melindungi tubuh dari radikal bebas yang merusak. Beta karoten dan likopen yang ditemukan dalam wortel dan tomat juga ‘tameng’ yang baik untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang merusak, plus memperbaiki sel kulit.

Blueberry.

Semua beri-berian memang baik untuk mengatasi penuaan, tapi blueberry punya nilai lebih karena kandungan vitamin C dan E yang ada di dalamnya. Vitamin tersebut melawan penuaan dengan membersihkan tubuh dari zat-zat berbahaya yang berjangka panjang dan merusak organ kita.

Brokoli, bit dan kubis merah.

Ingin detoksifikasi? Konsumsi sayuran di atas, saran Simpson. Mereka akan mengecilkan racun yang menumpuk di aliran darah.

Kiwi.

Mengonsumsi kiwi tak hanya menjaga kulit tetap mulus, tapi juga menjaga kesehatan tulang. Mengonsumsi 117 gram kiwi yang sudah dikupas sudah dapat menyuguhkan vitamin C lebih banyak dari jeruk dengan jumlah yang sama. Kiwi juga mampu menetralkan radikal bebas yang memicu kanker dan penyakit jantung.

Bayam.
Bayam memiliki lutein yang bisa mempertahankan mata tetap sehat dan cerah. Plus, sayuran hijau ini mengandung folat yang membantu dalam memproduksi dan menjaga sel baru, termasuk sel darah merah.

Jahe, cocoa, dan kayu manis.
Bumbu dapur ini kaya akan antioksidan dan memiliki senyawa anti peradangan untuk tubuh. Mereka juga bisa menyeimbangkan gula darah, dan sangat cocok di masukkan dalam makanan atau minuman.

Ubi manis.

Jangan kaget kalau kita mendapatkan kulit yang lebih lembut jika sudah mengonsumsi ubi manis secara rutin.Kandungan beta karoten dalam ubi manis akan diubah oleh tubuh menjadi vitamin A, yang akan membantu kulit menjadi lebih lembut dan menghilangkan kerutan.

Gandum utuh dan serat.
Serat sangat penting dalam menormalkan fungsi kulit dan membentuk sel baru. Sedangkan karbohidrat kompleks yang ada dalam gandum utuh akan menjaga tingkat glukosa dalam darah dan mengurangi glikasi yang menyebabkan kulit tidak elastik.

Kacang kenari.

Inilah salah satu kacang dengan kandung asam lemak omega-3 tertinggi, ujar Drayer. Nutrisi ini sangat penting dalam melindungi tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan penguatan tulang.

16 Makanan Lezat yang bisa Tunda Penuaan

16 Asupan lezat untuk mempertahankan kata ‘muda’.

Siapa bilang mendapatkan tubuh yang sehat, bugar dan awet muda itu sulit? Ternyata ada cara lezat untuk mempertahan keremajaan kita, yaitu dengan mengonsumsi makanan yang tepat. Buang beberapa tahun umur kita dengan memasukan makan anti penuaan di bawah ini dalam pola makan keluarga :

Avokad.
Menurut Paula Simpson, BASc, RNCP, minyak yang ada di dalam avokad berkhasiat menguatkan kulit sambil sekaligus menghidrasinya. Tak hanya itu, buah hijau ini juga kaya akan asam lemak monounsaturated, yaitu lemak sehat yang baik bagi kesehatan kardiovaskular karena tidak menyebabkan peradangan, jelas Robyn Flipse, MS, RD.

Beri-berian.
Dikemas dengan antioksidan yang tinggi. Camilan lezat ini mampu menetralkan radikal bebas yang merusak,sekaligus membantu tubuh memproduksi kolagen yang membuat kulit tetap kencang dan lembut.

Yogurt Rendah Lemak.

Makanan olahan susu ini memang sudah terkenal dengan kayanya kandungan protein dan kalsium di dalamnya, tapi yogurt juga memiliki nutrisi penting lain yang kita harus tahu. “Vitamin B dalam yogurt penting bagi beberapa fungsi tubuh, termasuk pertumbuhan dan pembelahan sel,” ucap Lisa Drayer, MA, RD, penulis buku The Beauty Diet. Satu cangkir yogurt memiliki 450 mg kalsium lebih banyak dari satu cangkir susu bebas lemak.

Makanan kaya air.

Mengonsumsi makanan seperti, timun, semangka, apel, melon, dan seledri, yang kaya air adalah solusi terbaik untuk menghidrasi kulit kita, kata Simpson. Tidak hanya menghidari kerutan, makanan ini juga mampu membuat kulit wajah senantiasa segar.

Salmon.
Ikan satu ini adalah obat anti-penuaan untuk kesehatan mental kita. Kandungan asam lemak omega-3 dalam salmon bisa meningkatkan ingatan dan fungsi otak sambil meredakan peradangan, jelas Flipse.

Zink, selenium dan tembaga.

Ketiga mineral di atas sangat dibutuhkan dalam produksi kolagen. Untuk meningkatkan asupan mineral tersebut, kita harus mengonsumsi ayam, sapi tanpa lemak, kacang kenari, kacang polong, dan buah kering. “Zink adalah mineral penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sedangkan selenium akan membantu mempertahankan elastisitas alami kulit,” kata Drayer.

Tiram.
Kayanya kandungan zink dan selenium dalam tiram bisa berfungsi sebagai antioksidan dan melindungi mata dari penyakit yang berkaitan dengan organ pengelihatan.

Wortel dan tomat.

Sayuran berwarna cerah dikemas dengan phytonutrient dan antioksidan, dimana keduanya bertugas melindungi tubuh dari radikal bebas yang merusak. Beta karoten dan likopen yang ditemukan dalam wortel dan tomat juga ‘tameng’ yang baik untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang merusak, plus memperbaiki sel kulit.

Blueberry.

Semua beri-berian memang baik untuk mengatasi penuaan, tapi blueberry punya nilai lebih karena kandungan vitamin C dan E yang ada di dalamnya. Vitamin tersebut melawan penuaan dengan membersihkan tubuh dari zat-zat berbahaya yang berjangka panjang dan merusak organ kita.

Brokoli, bit dan kubis merah.

Ingin detoksifikasi? Konsumsi sayuran di atas, saran Simpson. Mereka akan mengecilkan racun yang menumpuk di aliran darah.

Kiwi.

Mengonsumsi kiwi tak hanya menjaga kulit tetap mulus, tapi juga menjaga kesehatan tulang. Mengonsumsi 117 gram kiwi yang sudah dikupas sudah dapat menyuguhkan vitamin C lebih banyak dari jeruk dengan jumlah yang sama. Kiwi juga mampu menetralkan radikal bebas yang memicu kanker dan penyakit jantung.

Bayam.
Bayam memiliki lutein yang bisa mempertahankan mata tetap sehat dan cerah. Plus, sayuran hijau ini mengandung folat yang membantu dalam memproduksi dan menjaga sel baru, termasuk sel darah merah.

Jahe, cocoa, dan kayu manis.
Bumbu dapur ini kaya akan antioksidan dan memiliki senyawa anti peradangan untuk tubuh. Mereka juga bisa menyeimbangkan gula darah, dan sangat cocok di masukkan dalam makanan atau minuman.

Ubi manis.

Jangan kaget kalau kita mendapatkan kulit yang lebih lembut jika sudah mengonsumsi ubi manis secara rutin.Kandungan beta karoten dalam ubi manis akan diubah oleh tubuh menjadi vitamin A, yang akan membantu kulit menjadi lebih lembut dan menghilangkan kerutan.

Gandum utuh dan serat.
Serat sangat penting dalam menormalkan fungsi kulit dan membentuk sel baru. Sedangkan karbohidrat kompleks yang ada dalam gandum utuh akan menjaga tingkat glukosa dalam darah dan mengurangi glikasi yang menyebabkan kulit tidak elastik.

Kacang kenari.

Inilah salah satu kacang dengan kandung asam lemak omega-3 tertinggi, ujar Drayer. Nutrisi ini sangat penting dalam melindungi tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan penguatan tulang.

Waspadai Dehidrasi Saat Hamil

Kebutuhan air selama masa kehamilan dan menyusui cenderung meningkat. Karena itu ibu hamil dan menyusui harus memperhatikan asupan air minumnya agar tidak kekurangan yang dapat memicu gangguan tubuh.

"Di masa kehamilan, khususnya pada trimester ketiga perempuan hamil membutuhkan lebih banyak konsumsi cairan terutama bila mengalami gangguan berkemih fisiologis yang terjadi akibat adanya tekanan pada kandung kemih oleh uterus yang membesar," ujar dr Budi Iman Santoso, SpOG(K) dalam acara konferensi pers Hydration and Health di Hotel Gran Sahid Jaya, Jumat (18/3/2011).

dr Budi menambahkan dehidrasi atau kurangnya cairan dalam tubuh bisa menyebabkan sejumlah gangguan selama masa hamil yaitu dehidrasi ringan akut dan dehidrasi ringan kronik.

Dehidrasi ringan akut bisa menyebabkan terjadinya oligohidroamnion (cairan ketuban yang sedikit), gangguan pada janin serta waktu persalinan yang lama. Sedangkan dehidrasi ringan kronik bisa menyebabkan batu pada saluran kemih, infeksi saluran kemih, sembelit dan juga tekanan darah tinggi.

"Secara umum kebutuhan air yang meningkat ini agar dapat mendukung sirkulasi janin, produksi cairan amnion (air ketuban) dan volume darah yang meningkat," ujar dokter yang menjabat sebagai Ketua Departemen Ginekologi dan Obstetri FKUI RSCM.

Kisaran jumlah air yang dibutuhkan memang cukup besar mengingat ibu hamil menghadapi kondisi yang berbeda-beda. Beberapa penelitian memberikan rekomendasi yang berbeda-beda. Hal ini karena kebutuhan air dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk aktivitas fisik hingga suhu di lingkungan.

Meski begitu anjuran yang umum untuk ibu hamil adalah mengonsumsi 8-10 gelas per hari atau setara dengan 2,5 liter, sedangkan untuk ibu menyusui disarankan sebanyak 13 gelas per hari atau setara dengan 3 liter air.

"Air yang masuk ke dalam tubuh ini tidak harus selalu dari air putih saja, tapi makanan yang dikonsumsi biasanya mengandung 20 persen dari asupan air tubuh secara keseluruhan. Sisanya dipenuhi dari asupan air langsung," ujar dokter kelahiran Jakarta, 5 September 1954.

Untuk ibu yang menyusui perlu mendapatkan asupan air yang lebih banyak. Hal ini karena air yang masuk ke dalam tubuh berfungsi untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi yang disalurkan melalui ASI. Karena itu ibu menyusui harus didorong untuk mendapatkan air minum yang cukup. Disarankan minum segelas air setiap makan dan setiap kali menyusui.

"Air minum sangat penting bagi ibu hamil dan menyusui, karena itu jangan tunggu sampai rasa haus timbul. Serta pilihlah sumber air minum yang aman dan baik.

Waspadai Dehidrasi Saat Hamil

Kebutuhan air selama masa kehamilan dan menyusui cenderung meningkat. Karena itu ibu hamil dan menyusui harus memperhatikan asupan air minumnya agar tidak kekurangan yang dapat memicu gangguan tubuh.

"Di masa kehamilan, khususnya pada trimester ketiga perempuan hamil membutuhkan lebih banyak konsumsi cairan terutama bila mengalami gangguan berkemih fisiologis yang terjadi akibat adanya tekanan pada kandung kemih oleh uterus yang membesar," ujar dr Budi Iman Santoso, SpOG(K) dalam acara konferensi pers Hydration and Health di Hotel Gran Sahid Jaya, Jumat (18/3/2011).

dr Budi menambahkan dehidrasi atau kurangnya cairan dalam tubuh bisa menyebabkan sejumlah gangguan selama masa hamil yaitu dehidrasi ringan akut dan dehidrasi ringan kronik.

Dehidrasi ringan akut bisa menyebabkan terjadinya oligohidroamnion (cairan ketuban yang sedikit), gangguan pada janin serta waktu persalinan yang lama. Sedangkan dehidrasi ringan kronik bisa menyebabkan batu pada saluran kemih, infeksi saluran kemih, sembelit dan juga tekanan darah tinggi.

"Secara umum kebutuhan air yang meningkat ini agar dapat mendukung sirkulasi janin, produksi cairan amnion (air ketuban) dan volume darah yang meningkat," ujar dokter yang menjabat sebagai Ketua Departemen Ginekologi dan Obstetri FKUI RSCM.

Kisaran jumlah air yang dibutuhkan memang cukup besar mengingat ibu hamil menghadapi kondisi yang berbeda-beda. Beberapa penelitian memberikan rekomendasi yang berbeda-beda. Hal ini karena kebutuhan air dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk aktivitas fisik hingga suhu di lingkungan.

Meski begitu anjuran yang umum untuk ibu hamil adalah mengonsumsi 8-10 gelas per hari atau setara dengan 2,5 liter, sedangkan untuk ibu menyusui disarankan sebanyak 13 gelas per hari atau setara dengan 3 liter air.

"Air yang masuk ke dalam tubuh ini tidak harus selalu dari air putih saja, tapi makanan yang dikonsumsi biasanya mengandung 20 persen dari asupan air tubuh secara keseluruhan. Sisanya dipenuhi dari asupan air langsung," ujar dokter kelahiran Jakarta, 5 September 1954.

Untuk ibu yang menyusui perlu mendapatkan asupan air yang lebih banyak. Hal ini karena air yang masuk ke dalam tubuh berfungsi untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi yang disalurkan melalui ASI. Karena itu ibu menyusui harus didorong untuk mendapatkan air minum yang cukup. Disarankan minum segelas air setiap makan dan setiap kali menyusui.

"Air minum sangat penting bagi ibu hamil dan menyusui, karena itu jangan tunggu sampai rasa haus timbul. Serta pilihlah sumber air minum yang aman dan baik.

Kenapa Minum Soda Bikin Gemuk?

Banyak dokter dan kalangan medis mengingatkan bahwa minum minuman bersoda atau soft drink bisa menaikkan berat badan dan membuat orang gemuk. Mengapa demikian?

Minum soda sesekali saja memang tidak masalah, namun yang terjadi efek kecanduan pada soda membuat orang ketagihan meminumnya hingga akhirnya dampak buruk yang didapatkan. Orang yang sudah kecanduan hampir tiap hari minum soda bahkan sehari bisa beberapa kali.

Hal ini karena soda mengandung kadar gula yang tinggi. Gula membuat orang merasa baik karena secara instan memberi energi dan membuat tubuh melepaskan serotonin (neurotransmitter yang meningkatkan suasana hati sehingga membuat orang merasa bahagia). Itulah mengapa minum soda membuat orang kecanduan, seperti dilansir Healthmad, Sabtu (19/3/2011).

Jadi tidak heran jika kebanyakan penyuka soda akan mengalami kenaikan berat badan dan cenderung obesitas (kegemukan).

Peneliti di University of Texas menemukan bahwa soda meningkatkan risiko obesitas rata-rata 32,8 persen, sedangkan diet coke (soda bebas gula) justru meningkatkan risiko hingga 54,5. Maka soda bebas gula tak selalu sehat.

Sebagian besar minuman soda mengandung 250 kalori per 600 ml. Tak ada kandungan nutrisi atau mineral di dalamnya, melainkan hanya gula dan kafein.

Selain itu, minuman bersoda sendiri telah memainkan peran terhadap perkembangan hiperglikemia (kadar gula darah tinggi) dan hiperinsulemia (kadar insulin dalam darah melebihi jumlah normal).

Insulin ini dihasilkan oleh pankreas untuk membantu mengatur kadar gula darah. Kandungan gula yang tinggi dalam minuman soda mempengaruhi kadar insulin, sehingga orang yang suka minum soda juga memiliki risiko tinggi menderita diabetes tipe 2 (karena gaya hidup).

Tak hanya meningkatkan gula darah dan menyebabkan kegemukan, orang yang suka minum soda juga lebih berisiko mengalami osteoporosis atau pengeroposan tulang terutama saat usianya semakin bertambah tua. Meskipun hampir sebagian besar orang sudah tahu, tapi banyak yang belum menyadari. Mengonsumsi minuman soda bisa mempercepat datangnya suatu penyakit.

Kandungan asam fosfor dalam minuman soda yang menimbulkan sensasi kesegaran atau gelembung-gelembung udara ternyata dapat mengerogoti tulang. Jika minuman soda terus menerus dikonsumsi, maka semakin lama tulang akan makin rapuh dan berbentuk seperti pori-pori yang bolong-bolong.

Selain bisa membuat tulang menjadi rapuh, konsumsi minuman soda juga dapat melemahkan otot serta tulang. Hal ini berdasarkan dari hasil penelitian yang dilaporkan dalam International Journal of Clinical Practice.

Minuman soda yang dikonsumsi secara terus menerus juga bisa menimbulkan risiko kesehatan lain seperti merusak gigi akibat kandungan asam fosfor dan gula, memberikan efek dari kafein yang dikandung seperti insomnia, tekanan darah tinggi dan detak jantung yang tidak beraturan.



Kenapa Minum Soda Bikin Gemuk?

Banyak dokter dan kalangan medis mengingatkan bahwa minum minuman bersoda atau soft drink bisa menaikkan berat badan dan membuat orang gemuk. Mengapa demikian?

Minum soda sesekali saja memang tidak masalah, namun yang terjadi efek kecanduan pada soda membuat orang ketagihan meminumnya hingga akhirnya dampak buruk yang didapatkan. Orang yang sudah kecanduan hampir tiap hari minum soda bahkan sehari bisa beberapa kali.

Hal ini karena soda mengandung kadar gula yang tinggi. Gula membuat orang merasa baik karena secara instan memberi energi dan membuat tubuh melepaskan serotonin (neurotransmitter yang meningkatkan suasana hati sehingga membuat orang merasa bahagia). Itulah mengapa minum soda membuat orang kecanduan, seperti dilansir Healthmad, Sabtu (19/3/2011).

Jadi tidak heran jika kebanyakan penyuka soda akan mengalami kenaikan berat badan dan cenderung obesitas (kegemukan).

Peneliti di University of Texas menemukan bahwa soda meningkatkan risiko obesitas rata-rata 32,8 persen, sedangkan diet coke (soda bebas gula) justru meningkatkan risiko hingga 54,5. Maka soda bebas gula tak selalu sehat.

Sebagian besar minuman soda mengandung 250 kalori per 600 ml. Tak ada kandungan nutrisi atau mineral di dalamnya, melainkan hanya gula dan kafein.

Selain itu, minuman bersoda sendiri telah memainkan peran terhadap perkembangan hiperglikemia (kadar gula darah tinggi) dan hiperinsulemia (kadar insulin dalam darah melebihi jumlah normal).

Insulin ini dihasilkan oleh pankreas untuk membantu mengatur kadar gula darah. Kandungan gula yang tinggi dalam minuman soda mempengaruhi kadar insulin, sehingga orang yang suka minum soda juga memiliki risiko tinggi menderita diabetes tipe 2 (karena gaya hidup).

Tak hanya meningkatkan gula darah dan menyebabkan kegemukan, orang yang suka minum soda juga lebih berisiko mengalami osteoporosis atau pengeroposan tulang terutama saat usianya semakin bertambah tua. Meskipun hampir sebagian besar orang sudah tahu, tapi banyak yang belum menyadari. Mengonsumsi minuman soda bisa mempercepat datangnya suatu penyakit.

Kandungan asam fosfor dalam minuman soda yang menimbulkan sensasi kesegaran atau gelembung-gelembung udara ternyata dapat mengerogoti tulang. Jika minuman soda terus menerus dikonsumsi, maka semakin lama tulang akan makin rapuh dan berbentuk seperti pori-pori yang bolong-bolong.

Selain bisa membuat tulang menjadi rapuh, konsumsi minuman soda juga dapat melemahkan otot serta tulang. Hal ini berdasarkan dari hasil penelitian yang dilaporkan dalam International Journal of Clinical Practice.

Minuman soda yang dikonsumsi secara terus menerus juga bisa menimbulkan risiko kesehatan lain seperti merusak gigi akibat kandungan asam fosfor dan gula, memberikan efek dari kafein yang dikandung seperti insomnia, tekanan darah tinggi dan detak jantung yang tidak beraturan.