Pages

Showing posts with label Step by step. Show all posts
Showing posts with label Step by step. Show all posts

KBB # 22 - Made in Indonesia Plus Spun Sugar

01

Boleh dibilang, ini tantangan KBB yang paling berat buat aku...

logo kbb#22


Tanggal 27 February 2011, Host KBB# 22 mengirimkan Surat Tjintah ini :

Teng..teng..teng..!

Holaaaaa semua ebo ebo yg sdh gak sabar nunggu surat cinta..!

Akhirnya yg ditunggu tunggu dan dinanti nanti datang juga..:)

Here it is ....

KBB#22Made in Indonesia Plus

Tantangan kali ini memadukan resep kue Indonesia dengan kreasi karamel.

Ketentuan:


1. Member dipersilakan memilih sendiri resep kreasi ahli kuliner Indonesia berupa kue atau desserts sesuai selera.
2. Resep ini harus berupa baked cake atau pudding yang diciptakan oleh pekuliner Indonesia atau resep sendiri, jika ada.
3. Resep harus ditulis dalam blog, dan sertakan link asli resep jika menggunakan resep orang lain lewat website atau blog. Jangan lupa mencantumkan sumber jika memakai resep orang lain.
4. Pembuatan karamel hukumnya WAJIB, dan harus menyertakan step-by-step foto pembuatan.
5. Pembuatan resep cake/pudding seperti biasa harus menyertakan step-by-step foto.
Resep Spun Sugar (Angel’s Hair)Sumber: Dessert Techniques by Le Cordon Bleu Cooking Schools

Alat: Pakailah whisk yang sudah tidak dipakai tetapi masih bagus (tidak karatan), lalu pakai wire cutter, potonglah jari-jari whisk di ujung (yang melengkung), sehingga whisk anda akan ‘gundul’. Gunakan whisk ini untuk membuat spun sugar.

Sugar Syrup

Silakan pilih:
Medium use 1 ¼ cups sugar to 1 cup water.
Heavy use 1 ¼ cups sugar to ⅞ cup water.

Step :

1. Heat the sugar syrup to 311 F then plunge into a pan of cold water to halt the cooking process.
2. Cover your work surface with parchment paper. Holding a rolling pin in one hand over the paper, dip the whisk into the sugar syrup and flick it back and forth over the rolling pin so that railing threads are formed.
3. Gently gather up the strands and fold them back over the rolling pin. Loosen and lift them or slide them off the pin gently.
4. Break the sugar in half and gently shape each half as desired in your hands.

Seperti biasa, deadline pengumpulan 31 maret 2011 waktu ditempat host.

Tapiiiii..maree kita budayakan setor lebih awal ..

Laporan dikirim ke : kbb.hosting@yahoo.com.au

format setoran akan dikasih di email yg lain yaaa..soalnya hostnya rada lupa..

Cheers,
Lanny


---------------------------

Lebih dari satu bulan berlalu, baru semalam aku sempat mengerjakan tantangan ini.

Untuk made in Indonesianya, aku buat Puding Roti Klasik, resep asli dari Dapur Kirana yaitu :

1

Bahan :

500 ml susu cair
3 butir telur ayam, kocok
60 gr gula pasir
1/2 sdt garam halus
1/2 sdt vanila bubuk (aku pakai vanila pasta)
4 lembar roti tawar, tanpa sisi (aku pakai roti kismis, tanpa buang pinggirnya)
1 sdt kayu manis bubuk
1/2 sdt pala bubuk
100 gr kismis (aku pakai mixed peel)
aku tambah 1 sdt rhum bakar

Cara membuat :

Panaskan oven hingga 180 derajat C

5

Panaskan susu di atas api sedang hingga hampir mendidih

3

Dalam mangkuk, campur dan aduk telur, gula pasir dan garam (aku sekalian rhum bakar, kayu manis bubuk dan pala bubuk.

4

Tuang 1/4 bagian susu panas dan aduk pula. Tuangi sisa susu, aduk dan masukkan vanili

6

Olesi piring tahan panas dengan margarine, susun roti tawar pada dasarkan, taburi kismis.

Tuangi campuran susu, taburi kayu manis bubuk dan pala bubuk

7

Masukkan kedalam oven, panggang selama 50 menit, hingga matang. Jika bagian tengah kue ditusuk, adonan tidak lagi menempel di permukaan pisau.

8

Keluarkan dari dalam oven dan hidangkan segera dalam keadaan panas (aku dalam keadaan dingin karena mau dikasih spun sugar :D)

OK, step pertama selesai...hasilnya lumayan cantik, waktu keluar dari oven cantik banget, setelah dingin kempes...tapi kayaknya memang begitu, aku lihat di bukunya juga semua Puding Rotinya kempes kempes...

Sekarang tahap kedua yang bikin dag dig dug...membuat Spun Sugar. Aku buat setengah resep dulu...

Bahannya (full resep):

2

Medium use 1 ¼ cups sugar 1 cup water.

Caranya :

9

1. Heat the sugar syrup to 311 F then plunge into a pan of cold water to halt the cooking process.

10

Whisk gundul kreatif di atas adalah ide yang di share oleh Maya Ekatrina. Thanks Maya for briliant idea :)

2. Cover your work surface with parchment paper. Holding a rolling pin in one hand over the paper, dip the whisk into the sugar syrup and flick it back and forth over the rolling pin so that railing threads are formed.

11

3. Gently gather up the strands and fold them back over the rolling pin. Loosen and lift them or slide them off the pin gently.

4. Break the sugar in half and gently shape each half as desired in your hands.

Percobaan pertama aku tidak puas, karena serabut yang ditimbulkan halus banget, caramel keburu beku. Dipanaskan lagi malah jadi menggumpal :(

16

Jadi aku buat percobaan kedua. Caramel aku buat lebih gosong..

12

Ragu ragu, aku buat lebih gosong lagi...

13

Hasilnya seperti ini..tetap aja jadi terlalu cepat beku sebelum caramel habis..

14

15

Dibilang gagal 100%, enggak, tapi dibilang berhasil, enggak juga...cuma masih belum puas saja..

17

Mudah mudahan next time ada waktu untuk mencoba lagi, karena hasil jadinya, kalau prosesnya bener sih cantik banget.

Thank you mbak Arfi, as usual, thank you Hosts, maaf banget ini laporan last minute :(

Dadar Teri Nasi...

Dadar Teri Nasi



Di Semarang ada makanan yang terbuat dari  teri nasi yang dikepel bulat dengan diameter sekitar 3cm, trus ntar dibalur dengan kocokan telur dan digoreng dan disebut Benyik (atau at least keluargaku mengenalnya dengan nama ini). Mamie dan tanteku dulu suka masak ini. Biasanya beliau beli Benyik yang sudah jadi di pasar, ntar di rumah tinggal goreng dengan telur.Dan aku benci sekali kalau di rumah lagi masak benyik ini. Karena, biarpun rasanya gurih, tapi kalau habis makan itu, tenggorokanku pasti gatal..

Karena pengalaman makan Benyik penggatal ini, aku juga jadi benci pada segala masakan yang mengandung teri nasi. Kalau ada nasi goreng dicampur teri, biarpun semua orang bilang enak, aku nggak akan mau mencicipi. Masih terbayang gatalnya..

Sampai waktu aku menikah dengan si Anak Pantai :). Rupanya dia penggemar segala macam ikan termasuk olahannya. Teri, terutama teri nasi termasuk salah satu favoritnya. Kalau lihat teri segar pasti minta dimasakin, kadang minta dipepes. Waktu masih punya maid yang pinter masak, urusan teri aku serahkan kepada mereka. Mau dipepes, dicampur daun pepaya, dan lain lain mereka bisa. Nah, setelah sekarang maidnya cuma bisa beberes rumah, terpaksa aku sendiri yang ngolah binatang yang, walaupun sudah jadi almarhum masih suka melotot galak ini.

Tanya tanya ke Mamie, Mamie bilang di goreng pakai telur aja. Walah...jadi benyik, lak'an? Gak doyan !!!

Tapi kata my best-chef-ever ini, teri dadar beda dengan benyik, benyik nggak pakai teri nasi segar...dan inilah resepnya :


Bahan :

150gr Teri nasi cuci bersih lalu tiriskan



3 butir Bawang putih
1/2 sdt garam
1/2 sdt penyedap rasa


2 butir telur ayam

Cara membuat :

Haluskan bawang putih, garam dan penyedap rasa
Campurkan pada teri nasi, aduk rata
Kukus selama 10 menit
Buang airnya, ambil terinya saja
Kocok lepas telur, masukkan teri
Dadar sesendok demi sesendok sampai matang


Setelah matang, aku cobain...lho....ternyata nggak gatal !  Asli, wuenak...dan bikin nasi di rumah cepet habis... Nggak ngerti si Benyik itu mengandung apa kok bikin tenggorokanku tersiksa....mungkin waktu nyuci terinya nggak bersih ya.... Entahlah, yang penting, kalau kapan kapan aku ke Semarang, aku mau belikan Benyik buat suamiku dan pengen tahu reaksinya :)



Bikin Pangsit Goreng yuk...


Pangsit goreng biasanya dijual bareng dan disantap bersama dengan mie pangsit / mie ayam....tapi sebenarnya dibuat camilan  begitu saja juga enak loh. Buatnya juga nggak rumit...cobain yuk..

Bahan :

1 pak kulit pangsit siap pakai (beli di supermarket)



Bahan isi :

1 ons (100 gr) daging ayam cincang
2 bawang putih goreng utuh sampai kuning kecoklatan
1/2 sdt kaldu bubuk / garam
1/2 sdt gula
sejumput vetsin (boleh di skip)
sejumput merica
1 kuning telur
Sedikit putih telur untuk perekat

Cara membuat :

Haluskan bawang putih dan bumbu bumbu lain
Campurkan dengan ayam cincang
Tambahkan kuning telur, aduk rata
Ambil sedikit, goreng dan cicipi rasanya, kalau sudah enak, siap diisikan



Cara mengisi kulit pangsit :

Letakkan 1/2 sdt bahan isi ketengah tengah kulit
Lipat dua jadi bentuk segitiga, lekatkan dengan putih telur
Temukan ujung ujung kulit sambil bagian tengah agak didorong ke atas, lekatkan dengan putih telur
Kerjakan sampai semua selesai, baru digoreng





Goreng pangsit dengan minyak banyak, panas dan api kecil supaya tidak gosong
Sajikan dengan saus tomat dan saus sambal botolan, atau saos home made...



Saos a la Keluarga Cinta :

1/2 bawang bombay ukuran sedang, iris tipis
2 bawang putih cincang halus
5 sdm saos tomat botolan
1 sdm saos cabe botolan
1 sdt gula pasir
1/2 sdm maizena, cairkan dengan sedikit air
1/2 gelas air

Cara membuat saos :

tumis bawang bombay dan bawang putih sampai harum
Masukkan semua saus
Tambahkan air dan gula pasir
Didihkan, masukkan campuran maizena
masak sampai mendidih lagi dan kental



Hasil jadi : 30 pcs..

Ayam Kodok - Latbar Foodmonster yang selalu seru...


Bisa membuat Ayam Kodok sendiri adalah obsesi kecilku. Aku sering lihat sajian ayam kodok di buku buku resep, punya banyak resep tentang ayam kodok, pernah merasakan, tapi belum pernah bikin dan belum tahu caranya yang benar.

Dulu waktu NCC ngadain kursus Ayam Kodok di Surabaya aku berhalangan ikut. Karena itu waktu Foodmonster merencanakan latbar dengan thema ini, aku semangat sekali.

Ditunggui berbulan bulan, akhirnya tanggal 16 Oktober 2010 kemarin, kesampaian juga.

Waktu pengumuman pendaftaran latbar ini aku lagi nggak ada di depan computer, trus dapat sms dari mbak Riza Des dan mbak Ais ngasih tau kalau pendaftaran dimulai dan sekarang sudah nomor 11...walaaah...langsung aku lari ke meja kerja dan ndaftar. Puji Tuhan masih kebagian slot...hihihih...

Larbarnya diadakan di rumah mbak Raras yang lega, yang sudah di set up sedemikian rupa, sehingga 4 group yang terdiri dari 4 orang bisa bekerja kelompok, praktek sendiri sambil dibimbing oleh mbak Nana, mbak Desy dan mbak Ary, yang sebelumnya memang sudah pengalaman bikin Ayam Kodok. Tiap orang dalam satu kelompok mendapat tugas membawa bahan dan alat yang saling melengkapi, sedangkan bahan ayam kodoknya sendiri termasuk ayam utuhnya, disiapkan oleh the Mods, kami tinggal membayar uang iuran yang super ringan.

Latbar dimulai tepat jam 9 pagi. Yang pertama dilakukan adalah mempersiapkan bahan bahan isi. Setelah semua kumpul, mbak Nana mulai mengajari kami cara memisahkan kulit dari daging ayam utuh.

Dengan telaten, pelan pelan (supaya kulitnya nggak sobek) mbak Nana membimbing kami sampai bisa, sekaligus memberikan tips tips penting...


Chef Nana...yang super sabar...



Secara garis besar inilah step by stepnya....

Bagian yang paling susah dalam pembuatan Ayam Kodok ini sebenarnya aku rekam di blackberryku. Tapi karena BBku sekarang sudah ganti pemilik,  maka aku hanya mengandalkan ingatanku saja kalau mau buat nanti.

*Ah, semoga rekaman video itu bisa berguna buat pemilik  BBku yang sekarang, sehingga dia bisa punya penghasilan halal dari membuat dan menjual Ayam Kodok dan in the end, berhenti melakukan kebathilan... semoga... m(^_^)m*



Selesai melepaskan kulit dari badan, adonan isipun dimasukkan.



Jahit bagian bagian yang terbuka atau sobek...




Lalu ayam yang sudah montok ini dikukus sampai matang...

mbak Ary yang sangat helpful...



grupnya Tjita, Mae, mbak Ais dan mbak Dian yang heboh...



Oles dengan bumbu pengolesnya...



Lalu dioven sampai coklat keemasan, sambil sesekali diolesi bumbu pengoles lagi...


bukti kerjasama team yang baik,nggak peduli ayamnya siapa,
pokoknya dioles aja :D


Sambil nunggu oven siap, maksi dulu dengan potluck yang enak enak...



Trus setelah matang mulai diberi garnish..


Aku suka banget lihat wortel grupnya mbak Ceyza ini...aku kirain tadinya baby carrot...ternyata bukan. Terimakasih mbak Ceyza atas tips cara membuat finger carrot ini.





Trus photo photoan deh......



 mbak Nila, Hanna, mbak Dian, Fifi Gresik....groupku, group C



Ini adalah jajaran Ayam Kodok dari tiap group termasuk groupnya Mods...cantik cantik kan? :)












Setelah puas photo photoan, ayam kodokpun dihabisi riwayatnya, bagi empat dan masuk kotak untuk oleh oleh keluarga... :D


 

Foto bersama sebelum bubaran...sayang mbak Lia, bu Ketu belum datang waktu ini....

 


Sekitar jam 4 latbar selesai...total hampir 7 jam kami latbar Ayam Kodok ini...nggak kerasa capeknya, padahal kalo di kantor 7 jam sudah kerasa lama banget..hihih...

Secara keseluruhan latbar Ayam Kodok ini  bener bener luar biasa. Rame dengan lemparan jokes, obrolan akrab, kerjasama yang kompak dan transfer ilmu yang sangat berguna juga potluck yang bikin mulut nggak berhenti mengunyah....padahal perut sudah terasa berat banget :)

Sekali lagi terimakasih buat mbak Lia dan para Moderator Foodmonster yang telah mengadakan latbar ini, mbak Nana yang telah menjadi tutor yang sabar...mbak Raras yang sangat ramah dan menyenangkan sebagai nyonya rumah dan semua teman teman FM yang sangat talented.

Sampai ketemu pada latbar berikutnya....love you all...