Pages

Showing posts with label Cookies. Show all posts
Showing posts with label Cookies. Show all posts

Latbar Foodmonster Desember 2010 : Ginger Bread House


Sungguh aku bersyukur bisa menjadi bagian dari komunitas Foodmonster Surabaya. Walaupun aku baru aktif ikut latbar beberapa bulan terakhir, namun dari semua latbar yang aku ikuti benar benar sangat bermanfaat dan bervariasi.

Latbar terakhir tahun 2010 ini jatuh pada tanggal 11 Desember. Menurut jadwal, themanya adalah carving cake, namun di bulan November ada pengumuman dari mbak Lia bahwa thema diganti, disesuaikan dengan Natal yang akan segera datang.   Sebelum ada pengumuman thema dan tanggal latbar, jauh jauh hari mbak Lia sudah memberi clue, bahwa latbar kali ini akan menjadi latbar kejutan dan bakal menjadi latbar yang sangat menarik. Tebak tebak thema berlangsung di milis, sampai akhirnya keluar pengumuman tentang  thema latbar yang resmi yaitu membuat Ginger Bread House, rumah cookies yang menjadi ciri khas Natal di Barat sana. Peserta latbar dibatasi hanya 15 orang, siapa cepat (daftar) dia dapat. Tempatnya di rumah mbak Raras yang memang asyik untuk kumpul kumpul :)

Dalam emailnya mbak Lia mengatakan bahwa latbar ini akan diliput oleh Reuters. Aku kira awalnya cuma guyon...tapi ternyata beneran !. Waktu peserta sudah mulai kumpul dan mempersiapkan bahan, datang 2 orang crew dari Reuters yang mengabadikan jalannya latbar ini dari awal sampai selesai. Whuik...koneksinya mbak Lia, rek.. :D. Katanya, berita dari Reuters seringnya diputar di Metro TV. Mudah mudahan aku bisa nonton waktu ditayangkan nanti.



Latbar mulai jam 9 lebih sedikit. Dari ke 15 peserta, dibagi menjadi beberapa group. Aku di group 3 bersama mbak Ceyza, Nadira dan Alvi. Sebelum hari H, kami saling berkomunikasih melalui email bagi bagi tugas. Waktu hari Hnya,karena Nadira dan Alvi belum datang, aku dan mbak Ceyza mulai duluan. Kami buat 2 resep sekaligus jadi satu. Adonan GBH cukup liat...tapi nanti hasilnya chewey...aku yang menakar bahan, dan kayaknya aku kebanyakan kasih bubuk spikunya..hihih...maap ya mbak Ceyza..



Setelah adonan siap, dicetak menggunakan patron dasar yang telah disiapkan Mods. Dan kami dibebaskan untuk membentuk rumah sesuai dengan bayangan dan selera masing masing. Ternyata ukurannya kecil ya...kalau lihat di foto foto aku pikir besar...:). Setelah dicetak, dioven sampai matang.




Sambil menunggu cookies yang sedang dioven rame rame, kami makan siang dulu. Menunya banyak banget, potluck bawaan peserta latbar. Aku sendiri bawa cap cay goreng ini.



Selepas maksi, kami mulai bikin royal icing, merangkai dan menghias GBH. Royal icing resep Mods bener bener ampuh, sekali tempel nggak sampai 5 menit sudah set.

Waktu lagi asyik decor, si Genduk Cilik nyusul dan mengambil alih pekerjaanku. Dia memang sudah wanti wanti kalau bagian menghias GBH ini nanti adalah tugasnya dan aku nggak boleh menyelesaikan dulu sebelum dia datang...yo wis to... :D



Waktu yang ditentukan untuk selesai adalah jam 15:00, tapi karena masih banyak yang belum selesai, mundur dikit sampai jam 15:30an...

Dan inilah GBHku...hiasan atapnya pakai yummy, permen telur cicak besar dan permen Menta yang bentuknya hati kecil kecil untuk cerobongnya. Trimitsnya minta Nadira, cookies kecil kecil ada yang bikin sendiri pinjem cetakan mbak Ceyza dan ada juga yang minta dari mbak Ceyza yang sudah siap dengan cookies dari rumah. Sungguh kerja sama team yang menyenangkan :D



Waktu habis, semua GBH dijejer di meja...dan tiba saatnya untuk photo photoan :). Semuanya kerennnn....bener bener banyak kreasi yang cantik cantik. Semua ngakunya baru pertama bikin, tapi hasilnya nggak kalah sama professional :D

 

Dan ini dua GBH favoritku, GBH karya mbak Raras yang full fondant


dan karya Mods yang scarry tapi lucu....


Dan ini adalah temen temen se groupku (group 3).


Nadira

Alvi yang baru pertama ikutan latbar FM

mbak Ceyza yang lagi menunggu kehadiran baby-nya, dengan pinky GBH   ...jangan jangan ntar babynya cewek nih, mbak.. :D

Penutup acara, tentu saja photo bareng..


Sesampainya kami di rumah, Cinta masih ngotot pengen nerusin decor. Dia tuang 1 mangkuk trimits melalui cerobong GBHku. Lalu dengan sendok kecil, trimits yang menumpuk di dalam rumah dikeluarkan melalui pintu....hmm....no comment deh :D


Setelah bosan dengan trimits, dia mengeluarkan mainannya dan memaksa aku untuk memotret GBH dan mainannya itu...katanya, ini rumah Barbie dan Mickey, dan mereka punya kuda yang sekarang lagi dinaikin oleh Mickey, Di depan rumah ada butterfly yang sedang membuat sarang. Nggak tau bagaimana sejarahnya sampai Mickey Mouse bisa serumah dengan Barbie..hihih...


Dan inilah hasil akhir photo kolaborasi antara aku dan anakku :D


Akhir kata, terimakasih Moderator Foodmonster yang (baru aku tahu dan sadari) selalu mempersiapkan setiap latbar dengan super serius, sampai rutin mengadakan meeting disela sela kesibukan sehari hari sebagai ibu ibu kantoran. Usaha kalian untuk selalu membuat latbar FM menjadi acara yang menarik dan bermanfaat sungguh sangat mengharukan dan berhasil :)

Dan terimakasih pada mbak Raras yang bener kata mbak Lia, rumahnya cocok banget buat latbar, yang sudah bersusah payah mengatur teras rumahnya menjadi class room style :) Juga para Mons yang sangat bersahabat.

Sampai jumpa tahun depan....dengan format latbar yang baru *niru kata mbak Lia* :D 


KBB # 20 : Biskuit Tradisional - Kue Bangket, 1 resep 4 rasa






Tantangan KBB ke 20 kali ini adalah membuat biskuit tradisional, tepatnya bikin kue Bangket.


Ada yang menyebutnya kue Bangket, ada yang bilang kue Bangkit...semuanya benar. Kue Bangkit menurut kisahnya berasal dari Riau. Dan aku sama sekali nggak pernah tau seperti apa kue Bangkit ini. Waktu ngobrol dengan teman teman milis yang dari Jatim juga pada nggak ngerti, tapi setelah aku bikin sendiri, baru aku tahu...ternyata kue ini adalah kue Semprit kalau aku bilang :)

Event KBB ini bersamaan dengan Event di NCC,sama sama bikin kue Bangket. Kalau di NCC disebutnya Bangket Week. Karena itu banyak resep yang bertebaran di milis NCC.




Resep yang aku bikin kali ini adalah berdasarkan resep Bangket Susu milik Nadrah, NCC. yang kemudian aku modifikasi menjadi 3 rasa baru.

Bahannya mudah saja, yakni :

500 gr tepung sagu
150 gr gula halus
100 gr margarine
75 gr susu kental manis
2 lembar daun pandan



Cara membuatnya :

1. Sangrai tepung sagu bersama daun pandan dengan api sedang sampai daun pandan kering (kurleb 15 - 20 menit) sampai tepung sagunya kelihatan seperti "melayang"



2. Buang daun pandannya dan campur semua bahan lain


3. Cetak dengan menggunakan cetakan satru, praline, cookies cutter atau cetakan apa saja dengan bentuk suka suka..Kalau pada saat dicetak adonan masih terlalu 'mawur', tambahkan 25gr margarine. Kalau masih susah dibentuk, tambah 25 gr margarine lagi. Kalau masih mawur jugaaaa...berarti ada yang nggak beres, karena waktu aku bikin kemarin nggak perlu nambah margarine lagi sudah langsung bisa dicetak dengan baik :)
Waktu memasukkan adonan ke dalam cetakan, tekan dengan kuat sehingga bentuknya padat. Ketukkan cetakan di atas meja atau langsung ke atas loyang yang telah dialasi kertas roti.




4. Panggang dalam oven dengan suhu 140 derajat Celcius selama 15 - 20 menit




Waktu aku bikin kemarin, sengaja memanggangnya sedikti demi sedikit dalam oven kecil saja, jadi begitu batch pertama matang, aku cicipin dulu. Dan aku pikir bakalan seru kalau ada beberapa rasa dalam kue ini. Jadi sisa adonan aku bagi 3, dan masing masing aku beri tambahan rasa. Yang petama aku tambahkan 1 sdm Mochaccino, kedua aku tambahkan 1/2 sdt jahe bubuk dan yang ketiga aku campur dengan parutan keju.





Tunggu setelah kue benar benar dingin baru diangkat dari loyang dan dimasukkan ke dalam toples.



Karena kemarin aku cetak kuenya dengan berbagai macam ukuran, matangnya jadi nggak rata juga. Tapi berdasarkan pengamatanku, kue Bangkit yang sudah matang berwarna butek, sedangkan yang belum matang masih ada warna transparantnya.



Hasil kue Bangketku, yang campuran Mochaccino dan keju berwarna agak gelap, sedangkan yang ada campuran jahe bubuk dan tanpa campuran berwarna putih.



Kalau rasanya, menurutku enak, namun agak terlalu manis, jadi kalau bikin lagi aku akan kurangi pemakaian gulanya. Yang paling enak adalah yang ada campuran kejunya, karena rasa kejunya kletis kletis dan membuat kue ini tidak enegh :)




Demikian tugas KBB #20 sudah selesai aku buat dan pada saat yang bersamaan  bisa ikut event Bangket Week NCC. Terimakasih Nadrah untuk resep Bangket Susunya :). Dan ini tanda lulusnya...legaaaa.. :D


Molasses Ginger Crinkles

One of my most favorite cookies - Molasses Ginger Crinkles



These cookies are chewy and moist with a slight crackle on the outside.  Great with a big glass of milk!

3/4 cup softened butter
1 cup packed dark brown sugar
1 egg
1/4 cup molasses

Cream butter until soft and then add the brown sugar, blending until creamy. Add the egg and molasses, mixing until well incorporated.

2 1/4 cup all-purpose flour
2 tsp baking soda
1/4 tsp salt
1/2 tsp cloves
1 tsp cinnamon
1 tsp ginger

Sift the dry ingredients together and then add to the wet ingredients.  Mix until combined, careful to not over mix too much.

Chill dough for about an hour.

Preheat oven to 375 degrees.  Use a cookie scoop or roll dough in 1 1/ 4" balls.  Place balls onto cookie sheet or baking stone.  Sprinkle each cookie with 2 or 3 drops of water.  Bake 10 - 12 minutes or just until set but not hard.

3 - 4 Tablespoons of milk or water
1 tsp clear vanilla (optional)
2 cups powder (confectioners) sugar

Mix until smooth. 

After the cookies have cooked, place cookies on wire cooling rack with wax paper placed underneath to catch the drippings.  Drizzle glaze over cooled cookies.  Let sit for about an hour for glaze to harden.

(Recipe from Betty Crockers Cooky Book 1963)


Gingerbread Butterscotch Cookies


Gingerbread Butterscotch Cookies
A very flavorful cookie, slightly crisp on the outside and chewy in the inside.

Pre-heat oven to 350 degrees.

3 cups All Purpose Flour
2 tsp Baking Soda
1 1/2 tsp Cinnamon
1 1/2 tsp ground Ginger
3/4 tsp Cloves
1/2 tsp Salt

Mix dry ingredients above into a bowl and set aside.

1 cup Butter
1 1/2 cups dark brown Sugar
1 Egg
1/3 cup Molasses

Cream butter until soft.  Add sugar and mix until light and fluffy.  Add egg and molasses.  Add dry ingredients and mix until well blended.

Add 11 oz of Butterscotch chips to the cookie dough mix.

Spoon by Tablespoon (or cookie scoop) onto cookie sheet or baking stone. Cook for 9 - 11 minutes at 350 degrees.  Let cool a few minutes before transferring to cooling rack.  Cookies will continue to flatten as they cool. 

Enjoy with a cold glass of milk!

KBB # 18 : Cinnamon Macarons


Bergabung dengan KBB (Kelompok Berani Baking) benar benar pengalaman yang luar biasa buat aku. Di sini aku tidak hanya berani mengerjakan resep yang (biasanya) unik, tapi  sekaligus juga mendapat banyak ilmu dan pengalaman yang di share oleh sesama member yang sudah mencoba mengerjakan tugasnya lebih dulu. Dari kegagalan dan keberahasilan itulah aku belajar.



Seperti tantangan kali ini, yaitu membuat French Macarons. Beda French Macarons dengan Macarons biasa adalah kandungan kacang kacangan yang digiling halus dan dimasukkan di dalam adonannya. Nah, menurut Wikipedia, Macarons itu sendiri adalah

"A macaron is a sweet confectionery. Its name is derived from an Italian word "maccarone" or "maccherone". This word is itself derived from ammaccare, meaning crush or beat, used here in reference to the almond paste which is the principal ingredient.[1] It is meringue-based: made from a mixture of egg whites, almond flour, and both granulated and confectionery sugar.


The confectionery is characterized by its smooth, domed top, ruffled circumference, and flat base. Connoisseurs prize a delicate, egg shell-like crust that yields to a moist and airy interior. The French macaron differs from macaroons in that it is filled with cream or butter like a sandwich cookie, and can be found in a wider variety of flavors that range from the traditional (raspberry, chocolate) to the exotic (truffle, matcha tea)


Pada saat mengirimkan surat tjintah, Ezi & Swi, host kali ini, juga menyertakan resep pink Macarons sebagai berikut :

Pink Macarons

Sumber: Cupcakes, Cheesecakes, Cookies. The Australian Women Weekly.

3 putih telur
2 sdM gula caster
pewarna pink
200g icing sugar
120g almond meal
2 sdM icing sugar, ekstra

Siapkan loyang, olesi mentega tipis-tipis; alasi dengan baking paper. Kocok putih telur hingga soft peak, tambahkan gula dan pewarna, terus kocok hingga gula larut. Pindahkan adonan ke dalam mangkuk yang lebih besar. Masukkan icing sugar dan almond meal, dalam dua bagian. Sendokkan adonan ini ke dalam piping bag dengan spuit 1.5cm polos. Semprotkan ke atas loyang 36 x 4cm bulatan, dengan jarak 2cm. Ketuk-ketukkan loyang di atas meja kerja supaya macarons merata. Taburkan dengan icing sugar, biarkan selama 15 menit.

Panaskan oven dengan suhu 150C/130C fan-forced. Panggang macarons sekitar 20 menit. Biarkan 5 menit, lalu pindahkan ke rak pendingin.

Rekatkan dua keping macarons dengan ganache. Taburkan sedikit icing sugar, jika dikehendaki.


White Chocolate Ganache

100g white eating chocolate, potong-potong kasar
2 sdM thickened cream/heavy cream (krim kental)

Masukkan dan aduk white chocolate dengan krim kental dalam panci di atas api kecil hingga halus. Pindahkan ke mangkuk yang lebih kecil. Tutup, dinginkan di kulkas hingga adonan dapat dioles.

Berdasarkan resep tersebut aku mencoba membuat tugasku, tapi dengan sedikit modifikasi yaitu tidak menggunakan pewarna dan menambahkan sedikit cinnamon ground supaya bau putih telurnya tidak dominan, sehingga resepku adalah sebagai berikut :
 
 

Cinnamon Macarons :

3 putih telur (aku bulatkan 100 gr) - sebaiknya pakai putih telur yang sudah menginap di luar kulkas selama (minimal) 1 hari
2 sdm castor sugar
200 gr icing sugar
1/3 sdt ground cinnamon
100 gr ground almond (aku beli almond bubuk siap pakai)



2 loyang cookies yang disemir margarine lalu di alasi baking paper (harusnya pakai parchment paper supaya tidak lengket tapi aku nggak punya)
1 piping bag
1 spuit dengan ujung bulat polos (punyaku diameter 1cm)

Cara membuat :
 
Buat almond bubuk menjadi butiran halus dengan cara memblendernya bersama icing sugar dan ground cinnamon 
 
 
Saring, kalau perlu sampai beberapa kali diblender dan disaring supaya benar benar halus butirannya. Buang sisa yang sudah tidak bisa halus lagi. Karena butiran yang kasar akan membuat permukaan Macaron tidak mulus.
 
 
 
 
Kocok putih telur sampai soft peak (tidak terlalu kaku)
 
 
 
Masukkan campuran almond, icing sugar dan ground cinnamon, aduk rata. Dari sharing teman teman, pengadukan sebaiknya tidak lebih dari 50kali.
 
Masukkan kedalam piping bag yang telah disiapkan. Semprotkan ke atas loyang. Kemarin aku buat, diameter kurleb 3cm. Sisihkan dan biarkan sampai permukaan macaron kering (kalau dipegang tidak menempel di tangan). Kemarin aku biarkan selama 5 - 6 jam.
 
 
Panggang dalam oven dengan panas 150 derajat celcius selama 15 - 20 menit.
 
 
 
Keluarkan dari oven, biarkan sebentar di atas loyang lalu pindahkan ke atas rak. Macarons dibilang berhasil bila yang mempunyai 'kaki', yaitu rongga di bagian bawah. Karena pada saat di oven, adonan akan terangkat 'mumbul' ke atas sedangkan bagian bawah menempel di dasar sehingga terciptalah kaki kaki ini.
 
 
 
Sementara menunggu dingin, siapkan Ganachenya. Aku membuat ganache dari DCC (dark cooking chocolate) dan kebetulan di kulkas masih ada stock, jadi pakai itu saja. Pada saat melepaskan macarons dari baking paper kemarin agak lengket jadi mengikuti tips dari teman teman, aku oleskan sedikit air dibagian belakang macarons (yang nempel di kertas) dan macarons pun bisa dilepas dengan mudah.  Lalu rekatkan dua keping macarons dengan ganache dan sajikan. 
 
 


Aku lebih suka menikmati macarons ini dalam keadaan dingin, karena rasa manisnya (menurutku) agak berkurang, jadi aku simpan macarons yang sudah jadi di dalam kulkas :). Cinnamon Macarons ini rasanya enak, karena ada bubuk almond dan wangi cinnamon. Kalau digigit, kulit luar terasa 'kres' dan dalamnya chewy.


 
Dan ini tanda lulusnya...:)

 


Terimakasih hosts KBB # 18, Ezi dan Swi, dan tentu saja mbak Arfi dan teman teman member KBB yang telah sharing pengalamannya.

Ginger Crinkles


1 cup sugar
3/4 cup butter
1/4 cup molasses
1 egg
2 cups all-purpose flour
1 Tablespoon ground ginger
2 teaspoons baking soda
1 teaspoon ground cinnamon
1/4 teaspoon ground cloves
1/4 teaspoon salt
3 Tablespoons sugar

Heat oven to 375.  Beat 1 cup sugar and butter until soft and fluffy.  Add molasses and egg.  Stir in remaining ingredients except 3 Tablespoons sugar.

In a small bowl place 3 Tablespoons sugar.  Shape dough by Tablespoons into balls (I use a medium size cookie scoop); roll in sugar.  Place onto ungreased cookie sheet 2 inches apart.

Cookies will flatten as they cool - creating the "Crinkle" look.

Bake 6 - 8 minutes.   Makes 3 dozen cookies.

Lidah kucing keju




Sejujurnya, saya kurang suka makan Lidah Kucing (LK). Karena selama ini kalau beli dan makan, yang dominan adalah rasa vanila, dan saya benci rasa vanila di dalam kue kering :)

Karena itu waktu di Milis NCC heboh soal LK, sedikitpun saya tidak tertarik.

Ceritanya jadi lain waktu hari Jumat sore saya datang ke arisan RT dengan mengajak Cinta. Salah satu camilannya adalah LK yang dibuat kecil kecil dan sudah agak melempem karena toplesnya dibuka terus sejak mulai arisan. Rupanya Cinta suka sekali. Berkali kali dia nyomot LK dan dimakan dengan lahap. Sampai rumah, dia minta dibuatin. Tapi saya masih ragu ragu...pengalaman yang sudah sudah, Cinta kalau di rumah orang makan sesuatu sepertinya doyan banget, begitu dibuatin sendiri, ternyata nggak mau.

Karena ditagih terus, akhirnya Sabtu pagi waktu chat dengan Vivi Liong di YM, saya minta resep LK. Dan tentu saja Vivi punya dan share. Yang membuat saya mantap bikin adalah, tidak adanya unsur vanila di dalam resep Vivi. Dia hanya pakai Milk essence. Minggu pagi saya buat 2 resep, sekalian repotnya kalau ntar nyuci perabot dapur :)

Berikut ini adalah resepnya yang waktu bikin, saya modif sedikit :


Lidah kucing a la Vivi Liong :





Bahan :

125 gr gula halus (saya kurangi menjadi 100 gr)
125 gr margarine / mentega
1 sdt Hamer milk (essence susu) -> saya pakai Aroma pasta susu merk Red Bell. Bisa pakai essence apa saja sesuai selera, vanila, mocca, dll.





50 ml putih telur (kira kira dari 2 butir telur)
100 gr terigu kunci
25 gr maizena
50 gr keju parut, boleh lebih (tambahan dari Hanna)
sejumput garam (tambahan dari Hanna)
1/2 sdt emplex (tambahan dari Hanna)


Cara membuat :

Kocok gula halus, garam dan margarine sampai putih dan mengembang. Kalau pakai emplex, masukkan di sini.



    Masukkan putih telur 

    Kocok lagi sampai naik (+/- 5 menit kalau pakai Bosch kecepatan tinggi)

    Masukkan terigu dan maizena yang sudah dicampur dan diayak. Aduk rata dengan speed rendah. Kalau mau pakai keju, masukkan keju parut di sini.

    Spuit ke atas Loyang yang telah diolesi margarine dengan spuit berujung bulat polos.




    (atau gunakan loyang LK kalau punya)



    Panggang dengan api kecil (150 derajat C) selama 15 – 20 menit

    Keluarkan dari oven setelah pinggirnya kekuningan. Biarkan di suhu ruangan.

    Biarkan dingin, masukkan toples.

    Notes :
    • Putih telur tidak perlu dikocok secara terpisah, jadi dimasukkan dalam bentuk cair
    • Sebaiknya dibuat agak tebal.
    • Adonan ini ‘mbleber, jadi spuit sebesar kelingking saja, beri jarak sekitar @ 2cm, waktu dioven dia melebar sendiri.
    • Cookies ini cepat gosong karena bentuknya tipis tipis, karena itu pakai timer atau sering sering ngingip ke oven (tapi menurut saya, kalau agak gosong dikiiiiiiiiit malah tambah gurih...hihih)
    • Cookies yang baru keluar dari oven masih lembek, biarkan saja, kalau sudah dingin akan mengeras sendiri.
    • Waktu saya buat, saya tambahkan ½ sdt EMPLEX (beli di TBK) sehingga jadinya super renyah, tapi emplex bisa dihilangkan






    Setelah jadi, ternyata rasanya enak banget, manis dan gurihnya pas apalagi ada krenyes krenyes kejunya.

    Berita buruknya....seperti yang sudah saya duga : CINTA TIDAK DOYAN !! Gubrak !! Saya tanya alasannya, katanya karena crispy. Dia mau yang lembek seperti yang di tante Ishak (tempat arisan kemaren). Ampuuuunnn...padahal temen temen milis pada bingung kalau LKnya melempem, ini sudah bener crispy eh, malah dia nggak doyan. Berkali kali saya bilang kalau tante Fatmah (Cinta suka sekali dengan bu Fatmah waktu Beliau tinggal di rumah kami January lalu) saja ngajarin kalau LK harus crispy. Tapi dia keukeuh, nggak mau. Ya sudah, solusinya, saya taruh LK untuk Cinta di toples yang tidak bisa menutup rapat, dengan harapan cepet melempem seperti yang dia harapkan :)

    Kalau LK yang begini sih saya doyan...dan nggak nyesel bikin :)